Raih Prestasi Program P3A, Bupati James Sumendap Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2018

Reporter : | 24 Jul, 2018 - 9:20 am WITA

Kabupaten Layak Anak 2018, Bupati Minahasa Tenggara ,James Sumendap SH,SURABAYA, (manadotoda­y.co.id) – Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap SH, dianugrahi penghargaan Kabupaten Layak Anak oleh Presiden RI yang diserahkan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Susana Yembise, di Dyandra Convention Center Surabaya, Senin (23/7/2018).

Sumendap usai menerima penghargaan tersebut menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memilih Kabupaten Mitra sebagai Kabupaten Layak Anak 2018.

“Ini atas prestasi pemerintah Kabupaten Mitra dalam mendukung program dan menyukseskan program kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, hingga Pemerintah pusat memberikan penghargaan ini,”ujar Sumendap.

Dia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi syukuran tersendiri bagi Masyarakat Mitra karena atas dukungan dari masyarakat hingga penghargaan ini bisa diraih.

Kabupaten Layak Anak 2018, Bupati Minahasa Tenggara ,James Sumendap SH,“Jadi Minahasa Tenggara terpilih sebagai Kabupaten Layak Anak karena memenuhi berbagai kriteria penilaian utama, termasuk dalam pemenuhan akses pendidikan yakni angka partisipasi pendidikan anak usia dini, tersedia fasilitas untuk kegiatan kreatif dan rekreatif yang ramah anak, di luar sekolah, yang dapat diakses semua anak,”tutur Sumendap.

Dia pun menjelaskan, Kabupaten Layak Anak merupakan kabupaten yang mempunyai sistem pembangunan berbasis hak anak. Melalui pengintegrasian komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin terpenuhinya hak dan perlindungan anak.

“Kabupaten Layak Anak merupakan bentuk investasi untuk membangun generasi penerus bangsa. Agar mereka lebih sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia, cinta tanah air serta terlindungi dari berbagai bentuk diskriminasi, eksploitasi dan kekerasan,” tandasnya.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment