Olly: Transaksi Non Tunai Banyak Manfaat

Reporter : | 02 Jul, 2018 - 10:10 pm WITA

Kawatu

Kepala BPKAD Sulut, Gamy Kawatu.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, menyatakan, transaksi non tunai banyak manfaatnya. Hal itu disampaikan Olly dalam sambutannya yang dibacakan Kepala BPKAD Gamy Kawatu, pada diskusi panel implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota se Sulut yang dilaksanakan di Manado, Senin (2/7/2018).

“Transaksi Non Tunai┬ádi daerah dapat memberikan sejumlah manfaat, yakni aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri sehingga lebih akuntabel. Seluruh transaksi telah didukung dengan bukti-bukti yang sah. Mencegah terjadinya praktik manipulasi atau mark-up Belanja Daerah,” ujar Kawatu mengutip sambutan Olly.

Disampaikan Kawatu, Pemprov Sulut berkomitmen mendukung implementasi transaksi non tunai pada pemerintah daerah. Terbukti, Pemprov Sulut telah menerapkan Transaksi Non Tunai berdasarkan Instruksi Gubernur Nomor 900/2950.1/Sekr.BPKAD.

“Penerapan transaksi non tunai mampu menciptakan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” katanya.

Disamping itu, transaksi non tunai juga membuat Belanja Daerah menjadi lebih efektif dan efisien; Mewujudkan tertib administrasi pengelolaan Kas; Peningkatan pengendalian internal pengelolaan Kas; Menghasilkan posisi Kas Harian secara real time; Mendukung implementasi accrual basis dan Proses Tutup Buku, akhir tahun dan Pelaporan Keuangan lebih cepat dan akurat.

Oleh karena itu, masih dalam sambutan, Olly mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk bersama-sama mengoptimalkan pelaksanaan transaksi non tunai di Sulut dengan memperkuat dan memperhatikan berbagai unsur.

“Komitmen; Regulasi dan kebijakan Pemerintah Daerah; Sumber Daya Manusia; Sistem informasi (aplikasi) yang terintegrasi; Perbankan; Penyedia barang/jasa dan Pengawasan,” imbuhnya.

Adapun diskusi panel turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut, Soekowardojo, utusan pemerintah kabupaten dan kota serta jajaran perbankan. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment