Bupati Mewoh Hadiri Rakor Pengamanan Idul Fitri 1438 H di Polda Sulut

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral, dalam rangka kesiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1438 H tahun 2018, yang dilaksanakan di kantor Polda Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (5/6/2018).

Rakor dipimpin oleh Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian melalui video conference yang disiarkan secara langsung di seluruh Polda se-Indonesia. Untuk Polda Sulut sendiri, percakapan video conference dengan Kapolri dipandu oleh Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Johni Asadoma.

Sejumlah isu strtegis terkait pengamanan daerah dalam rangka Idul Fitri disampaikan Kapolri, diantaranya untuk mengantisipasi terjadinya teror, para kepala daerah dihimbau agar segera mengaktifkan siskamling di setiap desa dan kelurahan.

Kapolri juga menghimbau para kepala daerah harus selalu memberdayakan FKUB untuk membantu pemerintah dalam menciptakan kondisi aman dan nyaman, terutama jelang lebaran.

“Selain itu, operasi cipta kondisi juga mutlak untuk dilakukan dilokasi strategis, mulai dari pusat perbelanjaan hingga tempat-tempat ibadah,” ujar Kapolri.

Dalam video conference, selain Kapolri, ada juga Panglima TNI yang ikut memberikan pernyataan terkait kesiapan TNI dalam menghadapi Idul Fitri, diantaranya, TNI akan menyediakan alutsista untuk membantu masyarakat yang akan melaksanakan mudik lebaran.

Sementara itu, Royke Mewoh ditemui usai rakor mengatakan, pemerintah Kabupaten Minahasa tentunya akan tetap berkordinasi dengan Forkompimda untuk pengamanan dalam rangka pelaksanaan Idul Fitri mendatang.

“Selain itu, sesuai perintah Kapolri, saya akan segera menginstruksikan para camat, lurah dan hukum tua untuk segera mengaktifkan siskamling yang ada diwilayah masing-masing,” kata Mewoh.

Lanjutnya, untuk instansi teknis yakni dinas perdagangan, supaya segera melakukan pantauan guna mengawasi ketersedian serta stabilitas harga bahan pokok jelang Idul Fitri.

“Termasuk juga dinas perhubungan untuk dapat mengantispasi jalur arus mudik serta kelayakan dan keamanan kendaraan transportasi umum yang akan digunakan masyarakat pada saat mudik lebaran nanti,” imbuhnya.

Dalam rakor, selain Kapolri dan Panglima TNI, instansi lain diantaranya Direktur Bulog, Menteri Kesehatan, Menteri Pertanian, serta Direktur Pertamina, juga memberikan instruksi. (rom)