Tidak Mau Hidup Mandiri, Orangtua Seret Anak 30 Tahun Mereka ke Pengadilan

Reporter : | 23 Mei, 2018 - 3:36 pm WITA

Christina ,Mark Rotondo, Michael Rotondo,

Michael Rotondo (foto: independent.co.uk)

MANADOTODAY.CO.ID – Pasangan suami istri terpaksa menyeret anak kandung mereka yang berusia 30 tahun ke pengadilan karena dia menolak untuk pindah dari rumah orangtuanya tersebut dan hidup mandiri.

Christina dan Mark Rotondo, warga Kota New York, mengajukan gugatan terhadap putra mereka Michael Rotondo, setelah dia tidak menanggapi lima surat pengusiran, laporang New York Post mengutip dokumen dari Mahkamah Agung Onondaga.

Drama itu dimulai pada bulan Februari ketika pasangan itu mengirim surat pengusiran pertama kepada putra mereka, yang telah tinggal bersama mereka selama delapan tahun setelah kehilangan pekerjaannya.

“Kami telah memutuskan bahwa anda harus segera meninggalkan rumah ini. Anda memiliki 14 hari untuk keluar. Anda tidak akan diizinkan untuk kembali,” kata Syracuse.com, mengutip surat pengusiran pertama yang dikirim pada 2 Februari.

Ketika putranya tidak mengakui surat itu, orangtuanya kemudian mengirim pemberitahuan lain 11 hari kemudian.

“Anda dengan ini diusir … prosedur penegakan hukum akan segera dilembagakan jika anda tidak pergi hingga 15 Maret 2018,” bunyi pemberitahuan kedua yang dikirim pada 13 Februari.

Dalam pemberitahuan ketiga tertanggal 18 Februari, Rotondos bahkan menawarkan anak pengangguran mereka uang sejumlah $ 1.100 (Rp 15,6 juta) dan saran untuk mencari pekerjaan.

“Ada pekerjaan yang tersedia bahkan bagi mereka yang memiliki riwayat pekerjaan yang buruk seperti anda. Dapatkan satu – Anda harus bekerja!” mereka menulis.

Pasangan itu mengirim dua surat lagi kepada putra mereka pada bulan Maret, tetapi dia menolak untuk pergi. Dengan tidak ada pilihan yang tersisa, pasangan itu kemudian meminta bantun pengadilan pada 7 Mei.

Dalam dokumen pengadilan, putranya, mengatakan bahwa orangtuanya secara hukum diharuskan memberinya waktu enam bulan untuk meninggalkan rumah, laporan New York Post.

Dia juga dikatakan “tidak pernah berkontribusi pada pengeluaran rumah tangga, atau membantu tugas-tugas rumah.”

Pada hari Selasa (23/5) kemarin, hakim akhirnya memerintahkan pemuda tersebut untuk pindah dari rumah orangtuanya.

sumber: NDTV.com

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.