Pemkot Tomohon Evaluasi Penyaluran LPG 3 Kilogram

Reporter : | 23 Mei, 2018 - 9:03 am WITA

Wali Kota Tomohon membuka kegiatan

Wali Kota Tomohon membuka kegiatan

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Tomohon melaksanakan kegiatan Pembinaan dan Evaluasi Penyaluran LPG 3 kilogram, dilaksanakan di Aula Lantai 2 Sekretariat Daerah Kota Tomohon, Selasa (22/5/2018).

Saat membuka kegiatan, Wali Kota Jimmy F Eman SE Ak menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini yang intinya hendak memberikan pembinaan pada penyaluran LPG 3 kilogram agar lebih tepat sasaran dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

‘’Ini harus diperhatikan. Hendaknya HET yang ditetapkan pemerintah, diberlakukan di semua pangkalan. Jangan memberlakukan harga di luar HET,’’ tegas wali kota.

Setiap pangkalan lanjut Eman, bertanggung jawab dalam pendistribusian LPG 3 kilogram dan wajib menjalankan usaha sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku, serta dilarang keras menjual LPG 3 kilogram di atas HET yang berlaku di Kota Tomohon yakni Rp18.400/ Tabung.

Foto bersama agen dan pangkalan

Foto bersama agen dan pangkalan

‘’Sasaran pendistribusian LPG 3 kilogram adalah rumah tangga dan usaha mikro yang mempunyai penghasilan tidak lebih dari Rp1.500.000/Bulan. Perhatikan ini,’’ katanya.

Wali kota juga mengimbau kepada para ASN di Kota Tomohon yang menggunakan LPG 3 kilogram agar beralih ke LPG 5,5 KG (Birght Gas) sesuai dengan edaran Wali Kota Tomohon Nomor 183.1/WKT/X-2017 tentang penggunaan GAS LPG Non Subsidi untuk ASN dan pelaku usaha di Kota Tomohon.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Tomohon Harni B Korompis SE dalam kesempatan tersebut membacakan laporan pelaksanaan kegiatan.

Hadir sebagai narasumber Kepala Bagian Perekonomian pada Biro Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara Sonny Runtuwene SE ME, Sales Executive LPG PT Pertamina Parrama Ramadhan dan para agen dan pangkalan  LPG 3 kilogram di Kota Tomohon. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment