Miris, Rusia Bantai Ribuan Anjing Liar Jelang Piala Dunia 2018

Reporter : | 17 Mei, 2018 - 5:20 pm WITA

 Anjing Liar, Piala Dunia 2018, sochi

(foto: Pixabay)

MANADOTODAY.CO.ID – Sebuah laporan mengklaim bahwa ribuan hewan liar ditangkap dan dibantai di Rusia jelang Piala Dunia.

Seorang pria menemukan anak panah dekat bangkai seekor anjing di jalan di Sochi, menimbulkan kecurigaan bahwa pemerintah Rusia telah menteken kontrak untuk ‘menangkap’ hewan liar yang tidak bersalah jelang turnamen akbar sepakbola 2018 di sana.

Menurut The Telegraph, penduduk kota Sochi, menemukan anak panah dekat bangkai anjing, sementara penduduk lain dilaporkan melihat pria dengan senapan berburu kucing dan anjing liar.

“Saya telah memberi makan anjing ini, dia datang ke halaman rumah kami. Itu adalah anjing jantan besar yang sehat.” kata Vachagan Emeksuzyan, 30, kepada Telegraph.

“Sangat menyedihkan mereka memecahkan masalah dengan cara yang brutal ketika ada metode lain yang lebih murah dan lebih manusiawi.”tambahnya.

Pada bulan Januari, aktivis Ekaterina Dmitrieva, Direktur Yayasan Perlindungan Hewan Kota, menemukan kesepakatan senilai £ 1,4 juta untuk menangkap hewan liar di kota-kota penyelenggara Piala Dunia di situs web pengadaan negara.

Petisi di Change.org telah dibuat, menyerukan FIFA, tim Piala Dunia dan Vladimir Putin untuk menghentikan pembantaian anjing liar. Petisi telah mengumpulkan lebih dari 1,8 juta tanda tangan.

Sementara Perdana Menteri Vitaly Mutko, memerintahkan kota-kota tuan rumah untuk membuka tempat penampungan hewan sementara untuk sekira dua juta anjing liar di Rusia. Tapi sementara beberapa kota mulai bekerjasama dengan aktivis hak-hak binatang, kota lain masih terus memburu hewan liar.

Menurut laporan Telegraph, dokumen yang diterbitkan di situs pengadaan negara menunjukkan bahwa kota Sochi telah mengontrak perusahaan Layanan Basya untuk ‘menangkap’ 3.501 hewan liar tahun ini. Dokumen untuk tiga dari empat distrik kota menyatakan bahwa ‘melakukan imobilisasi harus memastikan kematian hewan’.

Layanan dokter hewan negara bagian, termasuk dalam dokumen, diduga menegaskan Basya mengirim 52 bangkai anjing untuk dimusnahkan pada tanggal 14 Maret.

Walikota Sochi Anatoly Pakhomov menyatakan pada akhir Februari bahwa ‘tidak pernah ada penembakan hewan di Sochi’.

Seorang juru bicara FIFA mengatakan kepada Metro.co.uk: “FIFA dan LOC (Local Organizing Committee), sama sekali tidak membenarkan perlakuan kejam terhadap hewan liar. Kami mengambil tanggung jawab ini dengan serius dan berusaha memberikan contoh yang baik kepada orang lain. Kami telah mengembangkan prosedur untuk mengatasi hewan liar di stadion. Prosedur melibatkan sejumlah pemangku kepentingan dalam memantau dan menanggapi setiap kasus dengan cara yang manusiawi untuk menghindari reaksi yang tidak pantas.”

sumber: Metro.co.uk

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.