Manusia Tertua di Dunia Berumur 128 Tahun: Umur Panjang Saya adalah “Hukuman”

Reporter : | 17 Mei, 2018 - 3:08 pm WITA

koku istambulova

Koku Istambulova (foto: Luiza Tsagueva/east2west news)

MANADOTODAY.CO.ID – Seorang wanita Rusia, yang dilaporkan sebagai manusia tertua di dunia dengan usia 128 tahun, mengaku tidak bahagia dengan umur panjangnya, dan menganggap itu sebagai “hukuman”.

Koku mengatakan umur panjangnya “adalah kehendak Tuhan” dan dia “tidak melakukan apa pun untuk mendapatkannya”.

Pemerintah Rusia mengklaim Koku Istambulova adalah manusia tertua di dunia. Klaim itu dibuat oleh Pendanaan Pensiun Federasi Rusia dan didasarkan pada paspor internal Koku yang menunjukkan tanggal lahirnya pada 1 Juni 1889.

Jika klaim tersebut memang benar, Koku – yang menghindari daging dan sup, tetapi menyukai susu yang difermentasi – berusia 27 tahun ketika Tsar terakhir, Nicholas II, dipaksa untuk turun tahta pada Maret 1917. Dia berusia 55 tahun ketika Perang Dunia Kedua berakhir pada 1945, dan 102 tahun ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991.

Selama perang, tank Nazi yang menakutkan masih terngiang-ngiang dalam kepalanya. Dia dan keluarganya kemudian dideportasi dari negara Chechnya Kazakhstan dan Siberia oleh Stalin yang menuduh mereka berkolaborasi dengan Nazi.

“Itu kehendak Tuhan. Saya tidak melakukan apa pun untuk mewujudkannya. Saya melihat orang-orang berolahraga, makan sesuatu yang istimewa, menjaga diri tetap bugar, tetapi saya tidak tahu bagaimana saya hidup sampai sekarang.” ungkap Koku ketika ditanya bagaimana dia bisa hidup begitu lama.

“Umur panjang sama sekali bukan sebagai berkat Tuhan bagi saya – tetapi hukuman.”tambahnya.

Wanita yang dalam dua minggu kedepan akan berusia 129 tahun tersebut, mengaku masih bisa berbicara dengan jelas dan mampu makan sendiri serta berjalan, tetapi penglihatannya mulai berkurang.

“Saya selamat melalui Perang Saudara (Rusia), Perang Dunia Kedua, deportasi negara kami pada tahun 1944 dan melalui dua perang Chechnya. Dan sekarang saya yakin bahwa hidup saya tidak bahagia. Saya ingat tank orang Jerman melewati rumah kami. Itu menakutkan.”tuturnya.

“Ketika di pengasingan – kami tinggal di Siberia juga – tetapi di Kazakhstan kami rasa bagaimana orang-orang Kazakh membenci kami. Setiap hari saya bermimpi pulang ke rumah. Bekerja di kebun membantu saya menyingkirkan pikiran sedih saya, tetapi jiwa saya selalu ingin pulang.”tambahnya.

Sejak kematian Nabi Tajima diusia 117 tahun di Jepang bulan lalu, wanita tertua yang didokumentasikan di dunia adalah Chiyo Miyako, lahir pada 2 Mei 1901, juga dari Jepang.

Umur manusia tertua yang pernah didokumentasikan adalah Jeanne Calment, dari Perancis, yang hidup 122 tahun 164 hari, sebelum meninggal pada tahun 1997.

sumber: dailyrecord.co.uk

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.