Olly Ajak Pengusaha di Kadin Banyak Berinvestasi di Sulut

Reporter : | 04 Mei, 2018 - 10:38 pm WITA

Olly Dondokambey

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, ketika membuka Rapat Koordinasi Wilayah Timur Kadin Indonesia Tahun 2018.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengajak pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk banyak berinvestasi di Sulut.

Menurut Olly, Sulut yang berada di garda terdepan Republik Indonesia ini sebagai daerah yang memiliki potensi investasi di sektor pariwisata, infrastruktur dan kelautan yang sangat menjanjikan sehingga sangat cocok untuk dijadikan tempat berinvestasi.

“Saya ajak Kadin untuk semakin banyak berinvestasi di Sulut,” kata Olly pada pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Timur Kadin Indonesia Tahun 2018 di Grand Kawanua International Convention Center Manado, Jumat (4/5/2018).

Terkait peluang investasi sektor pariwisata, Olly menyebutkan saat ini Sulut menjadi daerah wisata diminati di Indonesia.

Diketahui, jumlah wisatawan mancanegara ke Sulut di tahun 2017 mencapai hampir 100.000 orang dan wisatawan nusantara 1.698.523 orang. Hal ini, memicu berkembangnya usaha sarana penunjang, seperti jumlah hotel berbintang mencapai 38 hotel, dan hotel non bintang mencapai 325 hotel.

Berkembangnya sektor pariwisata juga menunjang pertumbuhan ekonomi Sulut. Berdasarkan data BPS tahun 2017, ekonomi Sulut tumbuh sebesar 6,32 persen atau diatas petumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,07 persen.

Selain pariwisata, Olly juga menyinggung pentingnya peranan pelabuhan untuk memperkuat sektor ekonomi dan industri. Olly meminta pengusaha Kadin dapat memanfaatkan Pelabuhan Bitung untuk membuka jalur perdagangan di wilayah timur Indonesia.

“Kalau jalur ini dibuka, di Sulut lewat Pelabuhan Bitung misalnya, tentu harga barang bisa lebih murah dan makin bisa bersaing. Pemerintah provinsi pasti mendukungnya,” bebernya.

Lebih jauh, Olly berharap lewat rakor wilayah timur Kadin dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi strategis implementatif sebagai modal penting bagi organisasi dalam peran aktifnya membangun organisasi, daerah dan bangsa Indonesia kedepan.

Ketua Kadin Sulut, Hangky Arther Gerungan menerangkan tujuan dilaksanakannya rakor tersebut untuk membahas sejumlah sektor penting di wilayah timur Indonesia.

“Rapat ini membahas penguatan sektor penting yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi di wilayah timur Indonesia yakni sektor infrastruktur, sektor pariwisata dan sektor kelautan dan perikanan,” katanya.

Hadir pada rakor tersebut, Sesditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yaya Supriyatna Sumadinata, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengolahan Makanan dan Industri Peternakan, Juan Permata Adoe dan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perikanan dan Kelautan Yugi Prayanto. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment