Bupati Minahasa Hadiri Upacara dan Seminar Bela Negara

Reporter : | 10 Apr, 2018 - 5:02 pm WITA

 Drs Royke H Mewoh DEA, Upacara  Bela Negara ,Seminar Bela NegaraTONDANO, (manadotoday.co.id) – Penjabat Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA, menghadiri Upacara Bela Negara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara IPDN Sulut, Selasa (10/4/2018)

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Seminar Bela Negara tersebut, dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondolambey, Wakil Ketua BPK RI Prof.Dr. Baharullah Akbar, MBA, Komandan Kamando Resimen Mahasiswa Indonesia Ir. A. Riza Patria, MBA, BPK RI perwakilan Sulut Tangga Purba, Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu, Kapolres Minahasa AKBP Chris Pusung, SIK, Kasat Pol PP Provinsi Sulut Steven Liow, Direktur PDAM Minahasa Arnol Winowatan dan Direktur IPDN Noldi Tendean.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengatakan bahwa bela negara adalah tanggung jawab setiap warga negara dalam upaya mempertahankan NKRI dari ancaman baik dari luar maupun dalam, hal esensial yang harus dimiliki oleh setiap warga negara dalam menumbuhkan rasa cinta tanah air Indonesia.

“Generasi muda yang memiliki potensi dituntut membangun karakter bangsa dengan menggelorakan spirit nasionalisme. Sehingga peran kebangsaan yang menyatukan sikap cinta tanah air dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila dan UUD yang dilaksanakan secara terpadu,” ujar Dondolambey.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulut juga melantik Jekso Ruow sebagai Komandan Komando Resimen Mahasiswa Sam Ratulangi Sulawesi Utara.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Seminar Bela Negara yang diikuti oleh seluruh peserta dari siswa, Pol PP Minahasa, Damkar Minahasa, jajaran SKPD di Minahasa dan Provinsi serta para undangan.

Komamdan Kamando Resimen Mahasiswa Indonesia Ir. A. Riza Patria, MBA mengatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, negara demokrasi yang terbesar.

“Untuk menjaga semua itu kita perlu pendidikan ilmu kepada generasi muda sebagai upaya menjaga semua potensi itu. Selain itu generasi muda kita perlu diberi ilmu berwawasan bela negara sehingga generasi muda kita tidak terkontaminasi dengan yang lain,” tutur Patria.

Sementara Wakil Ketua BPK RI Prof.Dr. Baharullah Akbar, saat membawakan seminar mengatakan bahwa bela negara harus ditanamkan sejak dini agar supaya karakter generasi muda dibina dengan baik. (rom)

Baca Juga :

Leave a comment