Sekkot Bitung Apresiasi Penandatanganan P3D

Reporter : | 21 Mar, 2018 - 12:05 pm WITA

Personil Penganggaran Prasarana dan Dokumen , P3D bitung,  Dr Audy Pangemanan, Steven KandouwBITUNG, (manadotoday.co.id) – Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung Dr Audy Pangemanan, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemprov Sulut, dimana Wakil Gubernur Steven Kandouw melakukan penandatanganan berita acara perubahan lampiran serah terima penyerahan Personil Penganggaran Prasarana dan Dokumen (P3D), bersama Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (20/3/2018).

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemprov Sulut yang siap tanggap dan memberi pedoman, serta aktif memberikan dorongan kepada pemerintah daerah lewat sekretaris daerah di Sulut yang hadir, untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan, dan jangan tergesa-gesa dalam melakukan tindakan. Saat ini monitoring dari Instansi atau lembaga terkait sudah sangat bebas. Informasi yang ada dan sumber-sumber terpercaya banyak didapat,” paparnya.

Oleh karena itu lanjutnya, perlakuan yang bijak dan bekerja dengan sebaik-baiknya merupakan tindakan yang tepat bagi pemerintah daerah dan seluruh jajarannya.

Sementara itu, Kandouw mengatakan penyerapan anggaran yang telah atau sementara dilaksanakan tidak perlu ditunda-tunda lagi. Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih tertinggal dan prosesnya masih menunggu dari pemerintah pusat.

“Jadi akan ada seleksi dari pemerintah pusat siapa yang akan mendapat anggaran. Oleh karena itu Jangan ditundah lagi,” tandas Kandouw.

Lanjut Kandouw menjelaskan di tahun-tahun kemarin serapan anggaran tidak maksimal sehingga mengakibatkan terjadi penghematan dari Pemprov sekitar 10%. Jadi sarannya jangan ada anggaran yang tertinggal dan perlu adanya koordinasi antara Pemda dan Pemprov harus terus dijaga agar situasi daerah tersebut tetap kondusif.

Sekprov Sulut juga menambahkan hampir seluruh kabupaten/kota di Sulut sudah memiliki Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Semuanya sudah dijalankan dengan menggunakan aplikasi dan sudah online, sehingga penerapan dan pengawasan menjadi lebih prima dan real time.

“Saya berharap untuk kabupaten/kota harus melakukan koordinasi yang intens dengan Kementerian PANRB agar supaya inovasi pelayanan publik bisa secara baik dilakukan,” sebut Silangen.(kys)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.