Dianggap Gagal, Penduduk Hukum Pasung Wali Kota Mereka Selama Satu Jam

Reporter : | 07 Mar, 2018 - 4:40 pm WITA

Hukum Pasung, Bolivia, Javier Delgado,San Buenaventura,

Wali Kota Javier Delgado (foto: Radio Fides)

MANADOTODAY.CO.ID – Di kebanyakan negara, satu-satunya cara untuk menghukum politisi yang tidak becus bekerja adalah dengan tidak memilih mereka dalam pemilihan berikutnya, namun di Bolivia, mereka memiliki sesuatu yang disebut ‘keadilan sosial’.

Orang-orang di San Buenaventura, sebuah kota kecil di Bolivia utara, baru-baru ini memanfaatkan hak konstitusional mereka (keadilan sosial) dengan mempasung wali kotanya, Javier Delgado, selama satu jam, karena penduduk menganggapnya tidak becus bekerja. Foto walikota yang duduk di tanah dengan satu kaki dipasung dan dikelilingi warga kota yang marah telah viral di media sosial dan situs berita Amerika Selatan sejak akhir Februari.

Semua berawal pada tanggal 25 Februari, ketika Wali kota Javier Delgado, seharusnya meresmikan sebuah jembatan yang dibangun dengan dana negara dan kota, namun, ketika sampai di lokasi peresmian, dia terkejut mengetahui orang banyak yang menunggunya tidak hadir untuk menghadiri acara tersebut, namun untuk memberinya pelajaran. Tanpa pikir panjang, penduduk yang marah langsung menangkap Delgado dan mempasungnya.

“Mereka bahkan tidak memberi saya kesempatan untuk mengetahui apa kesalahan saya, tapi saya tidak melawan karena saya tahu kondisi akan lebih memanas,” kata walikota kepada La Razon.

“Kemudian, mereka memberi saya kesempatan untuk memberikan penjelasan dan mereka meminta maaf kepada saya, karena mereka tahu telah dimanipulasi dan menerima informasi palsu.”tambahnya.

Dia mengklaim bahwa penduduk telah ditipu oleh pengusaha penebangan kayu dan musuh politiknya, karena kepentingan mereka dirugikan oleh beberapa kebijakannya.

Namun, Daniel Salvador, penduduk asli San Buenaventura, mengatakan kepada Radio Fides bahwa wali kota Delgado dihukum karena tidak memenuhi komitmennya kepada masyarakat setempat, berbohong serta tidak menjadikan mereka prioritas saat mereka meminta audiensi.

Ternyata, ini bukan kali pertama Delgado mendapat perlakukan demikian. Pertama kali, dia dipasung hanya beberapa bulan setelah menjabat, sementara yang kedua, masyarakat mengambil alih kantornya, membuatnya tidak bisa bekerja selama dua bulan penuh. Karena takut situasi memanas, dia waktu itu melarikan diri ke kota tetangga, sampai sebuah otoritas adat mengakhiri konflik tersebut.

“Saya adalah satu dari sedikit orang di seluruh negera yang telah mengalami hukuman tradisional ini,” keluh Delgado.

Sama seperti banyak komunitas pribumi lainnya di Bolivia, orang-orang San Buenaventura mempunyai tiga prinsip dasar “ama qhuilla, ama llulla, ama suwa (jangan malas, jangan menjadi pembohong, jangan jadi pencuri)” dan hukuman menanti bagi siapapun yang melanggar tiga aturan tersebut. Keadilan sosial telah dimasukkan ke dalam konstitusi negara pada tahun 2009, walaupun hanya berlaku dalam kasus kejahatan ringan, seperti pencurian ternak. Kejahatan serius harus diselesaikan di pengadilan.

sumber: Odditycentral

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.