Persiapan Sidang Majelis Sinode GMIM ke-79 Dimatangkan

Reporter : | 19 Feb, 2018 - 8:20 pm WITA

Sidang Majelis Sinode GMIM ke-79.

Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw melakukan ujicoba pengunaan sistem elektronik voting (e-voting) yang akan digunakan pada Sidang Majelis Sinode GMIM ke-79.

MANADO, (manadotoday.co.id) – Persiapan pelaksanaan Sidang Majelis Sinode GMIM ke-79 terus dimatangkan. Panitia Sidang Majelis Sinode GMIM ke-79 dan Panitia Aras Sinode, melakukan pertemuan dengan Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), Senin (19/2/2018).

Pada pertemuan yang dilaksanakan di ruang CJ Rantung kantor gubernur Sulut, digelar simulasi pengunaan sistem elektronik voting (e-voting).

Wakil Gubernur Sulut Steven O.E Kandouw yang juga Wakil Ketua Panitia, diberi kesempatan pertama kali melakukan simulasi penggunaan sistem e-voting.

“Saya mengingatkan segala yang kita putuskan bukan parsial tetapi holistik. Kita tetapkan saja semua sesuai kebutuhan, jangan lakukan pemborosan. Panitia juga jangan larut dengan kegiatan yang hedonisme dan matrealisme. Jadi kita lakukan penghematan dalam kegiatan ini,” ucap Kandouw.

Kata dia, semua harus bersyukur terhadap bimbingan roh kudus. Menurutnya Tuhan masih menyempatkan untuk acara yang mulia ini.

“Hari ini Ketua Panitia yang juga Gubernur Sulut Olly Dondokambey tidak bisa hadir, karena masih ada acara yang tidak bisa ditinggalkan,” tukasnya.

Kandouw mengatakan, untuk teknologi e-voting ini yang akan digunakan itu adalah sumbangan dari teman yang ingin berpartisipasi demi suksesnya kegiatan ini. Karena menurut kita sama- sama anak Tuhan untuk melakukan pekerjaan yang mulia ini dengan baik.

“Jadi ini sumbangan, kalau tidak percaya silahkan cek di buku pengeluaran ini murni sumbangan, jadi anggaran untuk e-voting ini jangan ada yang beranggapan  yang macam-macam  dan sistem ini akan menciptakan kecurangan. Ini sistem yang bagus, dan akan menghemat, baik anggaran maupun waktu. Jadi saya berharap, sistem ini bisa berlangsung dengan bagus,” ungkapnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment