Psikolog Kuras Otak Tiga Calon Sekda Mitra Selama 12 Jam

Reporter : | 02 Feb, 2018 - 9:04 pm WITA

Calon Sekda Mitra , psikotes , Drs Robby Ngongoloy, dr Tommy Soleman, Ir Elly Sangian, RATAHAN, (manadotoday.co.id) – Tiga calon Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Tengara (Mitra), Drs Robby Ngongoloy, dr Tommy Soleman, dan Ir Elly Sangian, mengikuti tahapan psikotes yang digelar di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Kamis (1/2/2018).

Psikotes para calon Sekda dimulai sekiraa jam 09.00 pagi selesai pada pukul 21.00. Selama 12 jam, ketiga calon harus melewati berbagai macam tes ‘penguras otak’, dan hanya diberikan kesempatan dua kali istirahat.

Sejumlah tes yang harus diselesaikan antara lain pilihan berganda, kemudian ada soal perhitungan matematika, pertanyaan tentang identifikasi, menggambar, sampai penyusunan materi untuk dipresentasikan bersama.

“Ini merupakan pengalaman bagi kami, dan tesnya lumayan lama dan soalnya lumayan banyak tapi bersyukur bisa diselesaikan,” kata Ngongoloy, diaminkan kedua peserta lainnya.

Sementara menurut Elly Sangian, tes ini cukup membuat dirinya bersama peserta lainnya benar-benar diuji baik fisik dan mental.

“Ini bukan hanya menguji otak, mental dan stamina fisik sebenarnya juga diuji. Karena kami juga diuji untuk bertahan dengan tes yang panjang dengan hampir ribuan soal,” kata Elly.

Pada sesi terakhir, para calon diberikan waktu untuk memberikan presentasi dan studi kasus serta penyelesaiannya ketika nanti menjadi seorang Sekda.

Kepala BKPSDM Sartje Taogan, menjelaskan dalam tes psikotes ini, para calon Sekda juga memberikan presentasi. Mekanismenya satu calon membawa materi kemudian ditanggapi oleh dua peserta lainnya, begitu seterusnya dan nantinya akan terjadi dialog, diskusi, sampai ada debat diantara mereka.

Calon Sekda Mitra , psikotes , Drs Robby Ngongoloy, dr Tommy Soleman, Ir Elly Sangian, “Memang tes seleksi calon Sekda tidak mudah, tapi dengan mengikuti tahapan ini para calon Sekda akan lebih mapan setelah menjadi Sekda,”tururnya.

Dia menambahkan, tim penguji yang melakukan psikotes merupakan para psikolog yang telah berpengalaman dalam seleksi calon kepala daerah.

“Para penguji ini ada para ahli atau psikolog yang berkompeten, dan sudah sangat berpengalaman. Tahapan ini merupakan tahapan khusus, yang nantinya untuk melengkapi hasil dari seleksi yang sudah dilakukan sebelumnya,” ujarnya.

Hasil tes tersebut kata Taogan, akan dibawa ke Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur untuk mendapatkan rekomendasi dan selanjutnya ke KASN, dan diserahkan ke Bupati James Sumendap SH, untuk memutuskan siapa yang akan menjadi Sekda definitif menggantikan posisi Farry Liwe dari posisi Sekda Kabupaten Minahasa Tenggara.(ten)

Baca Juga :

Leave a comment