Tipu 700 Wanita Dengan Iming-iming Bisa Hamil, Dukun Asal Afrika Ditangkap

Reporter : | 01 Feb, 2018 - 7:28 pm WITA

Dukun Afrika, ramuan Hamil, N'na Fanta Camara,

(foto: BBC)

MANADOTODAY.CO.ID – N’na Fanta Camara, seorang dukun dari Guinea, Afrika Barat, baru-baru ini ditangkap oleh pihak kepolisian karena menipu 700 wanita dengan membuat mereka berpikir bahwa mereka hamil. Para wanita ini diberi ramuan aneh dari tanaman dan obat-obatan, yang membuat perut mereka membesar dalam waktu lama.

Wanita yang putus asa untuk hamil tampaknya mencari bantuan Camara dan membayar sejumlah uang untuk ramuan herbal yang dikatakan dapat membuat mereka mendapatkan anak. Ramuan milik Camara membuat pasiennya muntah dan diare, namun dia meyakinkan mereka bahwa semua itu bagian dari proses. Dia juga secara khusus meminta agar mereka jangan pergi ke rumah sakit untuk mengobati gejala, justru diminta untuk menemui Etienne Balamou, seorang teknisi laboratorium yang menjalankan klinik klandestin di Conakry, yang menurut polisi adalah kaki tangannya.

Lama kelamaan, obat aneh itu membuat beberapa perut wanita membesar secara permanen, mengira bahwa mereka hamil. Beberapa dilaporkan terlihat hamil selama 12 sampai 16 bulan.

Polisi percaya N’na Fanta Camara telah menipu 700 wanita, membuat mereka harus membayar sekira Rp443 ribu dengan rata-rata orang Guinea menerima gaji bulanan sebesar Rp600 ribu.

Selain menipu, Camara juga menyebabkan masalah persalinan serius. Kolonel Polisi Moussa Tiégboro, yang memimpin penyelidikan dalam kasus ini, mengatakan kepada wartawan bahwa lebih dari 150 wanita yakin bahwa mereka hamil dengan 47 dari mereka menjalani tes ultrasound, dan terkejut mengetahui bahwa tidak ada bayi di rahim mereka.

“Suami para awanita ini tidak sabar untuk memiliki anak, dan ini bisa merusak keluarga mereka. Saya ingin membantu wanita-wanita miskin ini, mereka putus asa. N’na Fanta akan dibawa ke pengadilan.” kata Tiégboro

Otoritas Guinea percaya bahwa N’na Fanta Camara telah menipu 700 wanita berusia 17 sampai 45 tahun untuk berpikir bahwa mereka hamil, namun dia membantah tuduhan tersebut. Dia mengklaim bahwa dia hanya berusaha untuk membantu, dan Tuhan lah yang akan memutuskan apakah mereka akan hamil atau tidak.

“Saya bekerja sangat keras untuk membantu (wanita) mewujudkan impian mereka tapi sisanya ada di tangan Tuhan. Semua wanita ini datang menemui saya untuk penyembuhan. Saya bertanya kepada mereka semua jika mereka percaya kepada Tuhan sebelum memberi mereka obatnya, yang mereka ambil sendiri secara sukarela.” kata Camara kepada wartawan di Conakry

Meskipun dia bertanggung jawab, pengadilan tetap akan menuntut Camara dengan tuduhan membahayakan nyawa orang lain.

sumber: odditycentral.com

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.