Bisakah Anjing Menularkan Flu Pada Manusia?

Reporter : | 31 Jan, 2018 - 5:39 pm WITA

Flu anjing,  virus H3N8 , virus H3N2 , penularan Flu anjing

(foto: Pixabay)

MANADOTODAY.CO.DI – Flu adalah penyakit yang akrab dengan kehidupan manusia, dan penyakit ini tidak hanya berdampak pada manusia karena anjing juga ternyata bisa sakit flu.

Dalam sebulan, 100 anjing di California, Kentucky, Ohio dan Michigan, terbukti positif terkena flu anjing yang sangat menular. Meskipun belum ada kasus manusia yang terinfeksi flu anjing, tapi bukan berarti itu tidak bisa terjadi.

Flu anjing mirip dengan jenis virus yang menginfeksi manusia, dan memiliki gejala yang hampir sama termasuk pilek, batuk, kelelahan dan kehilangan nafsu makan.

Tingkat keparahan flu anjing bisa berkisar dari tidak parah sampai pneumonia dan kadang-kadang kematian. Namun, kebanyakan anjing sembuh dalam waktu dua sampai tiga minggu, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).

Penyakit ini dapat dengan mudah menyebar di antara anjing di taman, kandang dan tempat penampungan melalui batuk dan bersin, atau menyentuh benda yang terkontaminasi.

Menurut Cornell University College of Veterinary Medicine, ada dua virus flu anjing yang berbeda, satu adalah virus H3N8 dan yang lainnya adalah virus H3N2 – yang berbeda dengan virus manusia. Kedua strain tersebut bertanggung jawab atas wabah flu anjing pada tahun 2015 di Chicago yang mempengaruhi lebih dari 1.000 anjing, dan membunuh lima anjing.

Menurut Direktur Laboratorium Diagnostik Molekuler di Cornell’s Animal Health Diagnostic Center Amy Glaser, untuk mencegah penularan, setiap anjing dengan penyakit pernafasan harus harus diisolasi.

“Tidak ada cara untuk mengetahui apakah penyakit yang dialami anjing adalah influenza karena penyakit pernafasan pada anjing memiliki banyak penyebab,” jelasnya.

Meskipun belum ada bukti bahwa manusia bisa terjangkit flu anjing yang sangat menular, tapi bukan berarti itu tidak mungkin terjadi.

Menurut CDC, virus influenza terus berevolusi dan ini (penularan pada manusia) mungkin bisa terjadi karena virus berubah dan bisa menginfeksi manusia dan menyebar dengan mudah di antara manusia.

Namun, Glaser mengatakan kepada Daily Mail Online bahwa hal itu tidak mungkin terjadi dilihat berdasarkan susunan genetik flu anjing.

Malahan dia mengatakan manusia harus berhati-hati agar tidak menyebarkan flu ke hewan peliharaan mereka.

“Kita perlu menyadari bahwa anjing dan kucing terkadang terinfeksi dengan strain influenza manusia. Jadi, jika anda menderita flu, ingatlah bahwa anda bisa menularkannya pada hewan peliharaan Anda!” kata Glaser.

sumber: dailymail.co.uk

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.