Ancam ‘Telanjangi’ Anak Muda yang Pakai Baju Mahal, Ini Alasan Polisi Rotterdam

Reporter : | 23 Jan, 2018 - 7:29 pm WITA

Polisi Rotterdam, Polisi fashion Rotterdam, belanda

(foto: Peter van der Sluijs/Wikimedia Commons)

MANADOTODAY.CO.ID – Polisi di Kota Rotterdam, Belanda, menggelar program percontohan baru yang sangat kontroversial bertujuan untuk mengurangi kejahatan. Program ini akan menargetkan pria muda yang kelihatan miskin namun mengenakan pakaian desainer atau perhiasan mahal. Jika mereka tidak dapat membuktikan kepada polisi bagaimana mereka bisa membeli pakaian atau asesoris mereka, barang-barang tersebut berpotensi disita di tempat, dengan tersangka bisa saja ‘telanjang’ di jalan.

Program kontroversial ini akan berjalan dalam waktu yang terbatas, untuk menguji keefektifannya, dan departemen kepolisian Rotterdam akan berkolaborasi dengan departemen penuntut umum untuk membantu mereka menentukan barang apa saja yang dapat mereka sita secara legal. Ide utama di balik usaha ini adalah untuk mencegah pencurian dengan mengirimkan sinyal bahwa pelaku tidak akan dapat menyimpan barang curian mereka.

“Mereka sering tamu muda yang menganggap dirinya tak tersentuh. Kami akan menanggalkan pakaian mereka di jalan, “Kepala Polisi Rotterdam Frank Paauw mengatakan kepada surat kabar Belanda De Telegraaf.

“Kami biasanya menyita (jam tangan) Rolex dari tersangka. Pakaian jarang. Beberapa anak muda sekarang berjalan dengan jaket seharga € 1.800 (Rp29,4 juta). Mereka tidak punya penghasilan, jadi pertanyaannya adalah bagaimana mereka bisa membeli itu.”tambah Paauw.

Para kritikus telah menyerang program tersebut, mengatakan bahwa tindakan penyitaan mungkin ilegal dan bisa segera mengarah pada rasisme.

“Polisi tidak akan menganggap seorang pria kulit putih berkeliaran dengan jaket mahal untuk menjadi pengedar narkoba potensial. Tapi itu akan menjadi berbeda dengan kaum minoritas.” Quincy, seorang penduduk Rotterdam berusia 20 tahun mengatakan kepada VICE.

Para kritikus ini juga mengatakan bahwa banyak anak muda masih didukung oleh orang tua yang mampu membeli barang-barang mahal, dan juga menyebutkan bahwa sekarang banyak barang-barang desainer diskon secara online.

sumber: De Telegraaf

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.