Dijual Seharga Rp11 Miliar, Inilah Obat Sekali Pakai Termahal di Dunia

Reporter : | 15 Jan, 2018 - 12:08 pm WITA

 kebutaan bawaan, obat  kebutaan bawaan, Spark Therapeutics,luxturna

(foto: Spark Therapeutics)

MANADOTODAY.CO.ID – Pengobatan gen baru untuk kebutaan bawaan, disebut Luxturna, telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serita (FDA) bulan lalu. Namun, pengobatan terobosan itu datang dengan biaya yang sangat besar $850.000 (Rp11,3 miliar), menjadikannya salah satu obat paling mahal di dunia, dan menempatkannya jauh melampaui kemampuan kebanyakan pasien.

Spark Therapeutics, perusahaan yang merilis obat tersebut, pada awalnya berencana untuk menjual Luxturna seharga $1 juta, namun menurunkan harganya setelah pihak asuransi kesehatan mengeluh tidak mampu menutupi biaya pengobatan. Meskipun harganya turun, Luxturna masih jauh lebih mahal daripada hampir semua obat lain di pasar global. Luxturna adalah terapi gen pertama yang merawat penyakit turunan. Obat telah terbukti memperbaiki penglihatan bagi mereka dengan bentuk kebutaan bawaan yang langka.

Luxturna adalah obat sekali pakai yang menggunakan virus untuk mengantarkan gen pengganti ke jaringan retina orang yang lahir dengan mutasi spesifik yang menyebabkan kebutaan. Biaya perawatannya, $425.000 (Rp5,6 miliar) per suntikan dan penderita membutuhkan dua suntikan untuk kedua mata.

Para pengembang Luxturna berpendapat bahwa terapi genetika ditujukan untuk penggunaan satu kali, membedakannya dari obat tradisional yang dikonsumsi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

“Kami ingin menyeimbangkan nilai dan masalah keterjangkauan dengan harga yang bertanggungjawab yang akan menjamin akses terhadap pasien,” kata CEO Spark Therapeurics Jeffrey Marrazzo kepada The Star.

sumber: odditycentral.com

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.