Bitung Tekan Resiko Bencana

Reporter : | 20 Des, 2017 - 12:36 pm WITA

Resiko Bencana, Resiko Bencana bitung, BNPB bitung, Drs Audy Pangemanan AP MSiBITUNG, (manadotoday.co.id) – Perubaham iklim telah mendorong naiknya intensitas kejadian bencana hidro-metreoligis seperti banjir dan longsor dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kondisi itu, Badan Nasional Penanggulangam Bencana (BNPB), memandang perlu mengkampanyekan Gerakan Nasional Pengurangan Resiko Bencana untuk mengurangi resiko bencana dan potensi kerugian ekonomi akibat bencana di masa yang akan datang.

Hal mendasar ini ditindaklanjuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kota Bitung dengan menggelar seminar proses dan hasil serta tindak lanjut program desa/kelurahan tangguh bencana, di BPU Kantor Walikota Bitung, Selasa (19/12/2017).

Sekretaris Kota (Sekkot) Bitung Drs Audy Pangemanan AP MSi, saat membuka kegiatan mengatakan, pengurangan resiko bencana pada prinsipnya bukan saja sebagai program dan kewajiban pemerintah semata, tetapi juga sebagai proses pemberdayaan masyarakat serta pelibatan berbagai pemangku kepentingan untuk mewujudkan pengelolaan dan pengurangan resiko bencana serta meningkatkan kualitas hidup.

“Gerakan nasional pengurangan resiko bencana ini tentu perlu di dukung dengan aksi nyata olehnya program pembentukam desa/kelurahan tangguh bencana yang telah diprakasai oleh BPBD Kota Bitung ini, diharapkan mampu menjadi salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi dan mencegah terjadinya bencana di Kota Bitung tercinta,” ujar Sekkot.

Lanjut Pangemanan, mengajak untuk memaknai kegiatan ini sebagi bentuk penjagaan kualitas hidup kegiatan ini harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan, sebagai kegiatan yang terpadu dengan gerakan pengurangan resiko bencana diperlukan komunitas yang sadar mau dan mampu untuk melaksankan aksi atau gerakan ini secara terus menerus dalam konteks itu pemerintah telah memfasilitasi bebrbagai gerakan antar lain Gerakan Sekolah Sungai yang dapat kita kategorikan sebagai upaya pencegahan bencana dan pembentukan desa/kelurahan tangguh bencana sebagai upayah penanggukangan bencana yang bersifat segera dan mandiri di wilayah Kelurahan.

“Saya memberikan apresiasi kepada jajaran BPBD Kota Bitung seluruh pemangku kepentingan serta segenap lapisan masyarakat yang berpartisipasi pada kegiatan ini,” ujar Pangemanan.(kys)

Baca Juga :

Leave a comment

Berita Pilihan

Advertisement
.