Tinggalkan ‘Tanda Tangan’ di Hati Pasien, Dokter Bedah Terancam Dipenjara

Reporter : | 15 Des, 2017 - 12:21 pm WITA

Simon Bramhall, rumah sakit Queen Elizabeth ,Birmingham,

Dr Simon Bramhall (foto: Oddity Central)

MANADOTODAY.CO.ID – Seorang ahli bedah terkenal asal Inggris, secara harfiah meninggalkan jejaknya pada hati dua pasien yang dia operasi pada tahun 2013, dan sekarang menunggu keputusan atas tuduhan penyerangan.

Simon Bramhall, 53, telah mengaku bersalah atas dakwaan kasus tanpa preseden dalam sistem peradilan pidana Inggris. Bramhall meningglakan tanda tangan berupa inisial namanya “SB” di hati pasien yang dia transplantasikan, satu pasien pria dan satu wanita di rumah sakit Queen Elizabeth di Birmingham, di mana dia bekerja selama 12 tahun sebelum mengundurkan diri pada tahun 2014.

Hal tersebut mungkin tidak akan pernah diketahui jika seorang rekan kerjanya tidak melihat inisial saat melakukan operasi tindak lanjut pada pasien wanita. Tanda tangan dibuat menggunakan sinar argon, yang biasa digunakan ahli bedah untuk menghentikan perdarahan selama operasi hati. Bekas yang ditinggalkan sinar biasanya akan hilang setelah beberapa saat, namun dalam kasus ini, tanda ‘SB’ masih tetap ada hingga operasi tindak lanjut, dan Bramhall sekarang menjadi subyek penyelidikan disipliner internal.

Sementara penyelidikan masih terus berlanjut, dokter bedah tersebut mengaku bersalah minggu ini atas dua tuduhan yang ditimpakan kepadanya. Namun, dia mengaku tidak bersalah atas tuduhan lain yaitu menyebabkan kerusakan fisik. Nama kedua pasien tersebut dirahasiakan.

“Permohonan bersalah sekarang masuk mewakili penerimaan bahwa apa yang dia lakukan tidak hanya salah secara etis tapi salah secara kriminal. Mereka merefleksikan fakta bahwa Dr Bramhall yang melakukan inisiasi di hati pasien bukanlah insiden yang terisolasi namun merupakan tindakan berulang dua kali, membutuhkan keahlian dan konsentrasi. Itu dilakukan di hadapan rekan kerja, “kata jaksa Tony Badenoch di pengadilan.

“Ini adalah tindakan yang disengaja dari tindakan yang tidak sah kepada pasien yang diberi anestesi. Tindakannya dalam menandai hati pasien tersebut adalah tindakan yang disengaja dan dilakukan secara sadar.”tambah Badenoch.

Bramhall sekarang keluar dengan jaminan tanpa syarat dan akan mendengar vonisnya bulan depan.

sumber: odditycentral.com

Baca Juga :

Leave a comment