Ditutup, Diklat PIM IV Pemkot Tomohon

Reporter : | 09 Des, 2017 - 2:22 pm WITA

Asisten Umum Novi Politon SE saat menutup Diklat PIM IV

Asisten Umum Novi Politon SE saat menutup Diklat PIM IV

MINUT, (manadotoday.co.id)—Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Asisten Umum Novi Politon SE Jumat (8/12/2017) menutup secara resmi Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklat PIM) IV Pemkot Tomon bertempat di Badan Diklat Provinsi Sulut Maumbi Kecamatan kalawat Minahasa Utara (Minut).

Wali Kota Tomohon dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Umum berharap, Diklat ini menjadi motivasi dan acuan untuk lebih mengembangkan diri dan mengakselerasikan serta mendedikasikan semua yang diterima selama pelaksanaan diklat dalam tugas pelayanan publik.

‘’Melalui Diklat ini, saudara-saudara telah dibekali keahlian untuk merencanakan perubahan, membangun dukungan dan mengurangi resistensi terhadap perubahan termasuk pengelolaan perubahan,’’ kata Politon membacakan sambutan Eman.

Lanjut Politon, pejabat struktutal yang telah mengikuti Diklat PIM harus mampu melakukan inovasi dalam melaksanakan tugas organisasi agar apa yang dilakukan bisa bermanfaat terhadap sistem yang ada dan berdampak positif terhadap respon masyarakat serta dalam rangka mendukung terciptanya tata kepemerintahan yang baik (good governance).

Kepala Badan Diklat Provinsi Sulawesi Utara Ir Jeffry Senduk dalam sambutannya, atas nama pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Kota Tomohon beserta jajarannya, yang telah memprogramkan Diklat PIM Tingkat IV ini dengan melaksanakan pola kemitraan dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah Provinsi Sulawesi Utara.

Para peserta Diklat PIM IV

Para peserta Diklat PIM IV

‘’Ini menandakan kuatnya keinginan Pemkot Tomohon dan Pemprov Sulut dalam membangun SDM Aparatur di lingkungannya dan juga menjadi Visi dan Misi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Drs Stevan Kandouw yaitu memantapkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing dalam pembangunan daerah.  Dari 30 peserta Diklat, 21 dinyatakan lulus dengan kualifikasi sangat memuaskan, 9 memuaskan. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment