Pangerapan Pimpin Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Kunker di Kota DIY

Reporter : | 20 Nov, 2017 - 9:49 am WITA

Humas dan Protokol Setdakab Minahasa , Kota DIY,Drs. Moudy Pangerapan, Daine Lantang, TONDANO, (manadotoday.co.id) – Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Drs. Moudy Pangerapan, MAP, didampingi Kasubag Acara dan Tamu Daine Lantang, SE, bersama staf melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Bagian Protokol Setda Kota Yogyakarta pada Jumat (17/11/2017).

Pangerapan saat staf diterima oleh Kepala Bagian Protokol Kota Jogyakarta yang diwakili oleh tiga Kasubag, mengatakan bahwa tujuan kunjungan kerja tersebut untuk sharing ilmu, wawasan dan pengalaman dengan Pemerintah Kota Yogyakarta yang memiliki 14 kecamatan dan 45 kelurahan.

“Peran protokol sangatlah penting sesuai dengan UU No 9 tahun 2010, bahkan sering kerja sampai 25 jam sehari dengan modal rasa senang dan iklas,” jelas Pangerapan.

Dikatakannya, Bagian Protokol Kota Jogyakarta adalah salah satu dari delapan bagian yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan 43 SDM sudah termasuk penelaah analis, ajudan, penyusun sambutan dan MC, penerima tamu, penyusun acara, penyiapan tropi, piala dan urusan lain yang saling terkait serta saling membantu antara sub bagian satu deng lainnya.

“Saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih untuk penerimaan yang begitu spesial dari Bagian Protokol DIY serta rasa terkesan akan pengaturan kepemerintahan termasuk tata kota di mana tidak macet dengan angkutan umum,” ungkap Pangerapan seraya mengatakan beliau ingin menerima ilmu tentang program kegiatan serta pengelolaan keuangan di DIY.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol DIY melalui Kasubag Edy Sugiarto menyampaikan walau dengan sumber daya manusia (SDM) yang terbatas, tetap harus menangani banyak kegiatan juga harus bisa memilah dan melihat kegiatan setingkat apa. Karena itu haru mengetahui batas kemampuan dan saling berkordinasi.

“Protokol harus mengacuh pada aturan, tetapi bisa fleksibel selama leadingnya adalah Gubernur. Ketahui batas kemampuan dan saling berkordinasi dan berbagi tugas dengan dinas, juga terkait semangat gotong royong memajukan kota,” pungkasnya. (Rom)

Baca Juga :

Leave a comment