Kenly Poluan Buka Bimtek Pengawasan Pemilu Untuk Panwaslu Kecamatan di Minahasa

Reporter : | 20 Nov, 2017 - 9:38 am WITA

Kenly Poluan Buka Bimtek Pengawasan Pemilu Untuk Panwaslu Kecamatan di MinahasaTONDANO, (manadotoday.co.id) – Anggota Bawaslu Sulawesi Utara Kenly Poluan S.Si M.Si, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Pemilihan Umum DPR, DPRD, DPD, Pilpres dan Wapres tahun 2019 untuk Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan se-Kabupaten Minahasa pada Jumat (17/1/2017) di Tasik Ria Resort Tombariri

Kegiatan yang digelar oleh Panwaslu Minahasa tersebut, berlangsung Jumat hingga Sabtu (17-18/11-2017).

Pada kesempatan tersebut, Poluan mengingatkan kepada seluruh Panwaslu Kecamatan agar senantiasi menjaga independensi dan integritas selaku penyelenggara Pemilu.

“Jadikan Pilkada dan Pemilu berjalan sesuai dengan asas-asa pemilu serta prinsip-prinsip pemilu,” ujar Poluan.

Sebagai pengawas lanjut Poluan, kita memiliki tugas ganda yakni sebagai pengawas Pilkada dan Pemilu. Diantara kita ada yang sudah pernah menjadi pengawas dan yang masih baru karena itu dituntut untuk mampu menyesuaikan diri. Ada dua acuan dalam Bimtek ini yakni UU Pilkada dan UU Pemilu.

“Kita saling memberi masukan diantara Panwaslu Kecamatan. Selalu solid agar kita akan kuat, sebaliknya jika tidak solid maka banyak pekerjaan yang tidak akan selesai,” ujar Poluan.

Ada tiga hal yang harus kita pahami dalam tugas pengawasan, yaitu hak pilih warga negara sifatnya universal atau hak kemanusian yang tak bisa dirubah siapapun, kerahasian surat suara merupakan puncak dari semua tahapan, dan yang terakhir adalah memastikan hak pilih benar-benar tidak dalam pengaruh negatif (tekanan dan intervensi).

“Bawaslu Sulut berharap penyakit demokrasi harus kita seriusi, sebab pada Pilkada serentak 2015 , Sulut masuk daerah rawan keempat potensi money politic di Indonesia. Bawaslu kini memiliki hak untuk membatalkan calon jika terbukti melakukan money politik,” tukas Poluan.

Dia menambahkan Bawaslu memiliki kewenangan yang sama dengan KPU dalam penyelengaraan Pilkada maupun Pemilu, artinya posisi Bawaslu kini makin kuat termasuk dalam mengadili pelanggar Pilkada maupun Pemilu.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Minahasa Donny Rumagit, menegaskan bahwa Bimtek ini memiliki nilai yang sangat penting dan strategis dalam mengawasi Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

“Saya meminta lewat Bimtek ini ada out put yang bisa dihasilkan yakni menjadikan Panwaslu Kecamatan yang profesional dan berintegritas ,” ujar Rumagit.

Hadir dalam kegiatan ini anggota Panwaslu Minahasa masing-masing Erwin Sumampow dan Rendy Umboh, serta Kepala Sekretariat Panwaslu Minahasa Rendy Suawa dan tenaga ahli Bawaslu Sulut Irfan Dokal SH. (Rom)

Baca Juga :

Leave a comment