Tingkatkan Pengetahuan Petani, Pemkot Tomohon Gelar Pelatihan Agribisnis Cabe

Reporter : | 09 Nov, 2017 - 5:35 pm WITA

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Sebagai daerah potensial tanaman cabe, Kota Tomohon mampu memproduksi sekitar 3.976 ton cabe rawit dan cabe besar. Untuk meningkatkan kualitas dan mempertahankan produksi, petani butuh pengetahuan yang cukup. Untuk itu, Kamis (9/11/2017) dilaksanakan Pelatihan Agribisnis Cabe bertempat di Balai Benih Pertanian.

Wakil Wali Kota Tomohon membuka kegiatan pelatihan

Wakil Wali Kota Tomohon membuka kegiatan pelatihan

Kegiatan dibuka Wali Kota Tomohon yang diwakili Wakil Wali Kota Syerly Adelyn Sompotan (SAS) yang dalam sambutannya mengatakan, salah satu produk unggulan di Kota Tomohon adalah komoditas cabe. Dari luas 2012 hektar lahan potensi hortikulura, sebesar 284 hektar adalah lahan cabe yang mampu memproduksi 3.976 Ton cabe rawit dan cabe besar dalam 1 tahun.

‘’Kota Tomohon telah menerima 60 hektar cabe melalui Program Upaya Khusus yang diadakan oleh Kementerian Pertanian RI lewat Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara. Untuk mengantisipasi terjadinya over produksi cabe maka pemerintah Kota Tomohon telah mempersiapkan peralatan untuk pengolahan hasil pertanian,’’ ujar SAS.

Usaha ini lanjut wakil wali kota, perlu mendapat perhatian dari semua stakeholder agar mampu tumbuh dan berkembang serta mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat.
Masalah produksi yang rendah, belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna, masalah pemasaran dan sebagainya masih melilit para petani. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan pelatihan.

Foto bersama peserta pelatihan dengan Wakil Wali Kota dan instansi teknis serta narasumber

Foto bersama peserta pelatihan dengan Wakil Wali Kota dan instansi teknis serta narasumber

‘’Pelatihan agribisnis cabe perlu dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan petani. Produk pertanian yang dihasilkan harus diikuti oleh perkembangan industri pengolahan. Untuk menggerakan sistem agribisnis perlu dukungan semua pihak mulai dari petani, koperasi, BUMN dan swasta. Saya berharap kepada para peserta pelatihan untuk dapat memanfaatkan kegiatan pelatihan ini, terutama untuk mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan yang disampaikan oleh narasumber,’’ kunci SAS.

Narasumber pada pelatihan ini Kepala Seksi Pemasaran dan PHP Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut Karel Lala SP MSi, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Ir Vonny Pontoh MBA, Kepala BP3 se-Kota Tomohon. (ark)

Baca Juga :

Leave a comment