Tim Komisi I DPRD Gorontalo “Belajar” Penyebaran Informasi Kegiatan Pemerintahan di Pemprov Sulut

Reporter : | 21 Okt, 2017 - 12:04 am WITA

DPRD Provinsi Gorontalo

Foto bersama rombongan tim Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Karo Umum yang juga Plt. Kepala Biro Protokol dan KKP Sulut, Clay Dondokambey, serta pada Kasubag Bagian Humas Sulut dan Anggota JIPS.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Tim Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo melaksanakan studi komparasi terkait penyebarluasan informasi tentang kegiatan pemerintahan di Pemprov Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (20/10/2017).

Tim yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Firman Soenge, diterima Kepala Biro Umum yang juga Plt. Kepala Biro Protokol Kerjasama dan Komunikasi Publik Stedaprov Sulut, Clay Dondokambey, di ruang WOC Kantor Gubernur Sulut.

Clay pada kesempatan itu, menyapa rombongan dari provinsi berjulukan Bumi Maleo dengan sebutan “Saudara Kandung”, dan disambut peserta yang hadir denga tepuk tangan.

Sebutan saudara kandung bukan tanpa alasan, dimana secara histori, Gorontalo lahir dari pemekaran Bumi Nyiur Melambai. Bahkan secara rumpun bahasa dan kebudayaan keduanya banyak memiliki kesamaan.

“Kita hanya terpisah secara administrative,” ucap Clay.

Ia pun menyampaikan apresiasi dari Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw, dan Sekdaprov Edwin Silangen, atas kunjungan dari rombongan DPRD Gorontalo dalam rangka studi komparasi kehumasan.

Dijelaskan Clay, berdasarkan peraturan daerah nomor 2 tahun 2017 telah terbentuknya OPD baru antara Humas dan Protokol sehingga menjadi satu instansi. Dimana fungsi Protokol dan Humas merupakan tugasnya adalah pendampingan, sehingga untuk pelaksanaan program di Biro PKKP bisa terlaksana dengan baik. Begitupun dengan adanya media pada kami yaitu JIPS yang menjadi bagian mitra keluarga besar dari Biro PKKP.

“Kemitraan bersama JIPS selama ini telah memberikan kontribusi besar bagi jalannya pemerintahan provinsi, baik pemberitaan secara terbuka untuk publik. Ini juga menjaga jangan sampai ada suatu kebenaran ditutup-tutupi itu merupakan kebohongan, dan kebohongan yang diberitakan terus akhirnya jadi pembenaran. Yang pasti hubungan kami terjaga dan insan persnya tetap independen,” terang Clay.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Firman Soenge, menjelaskan beberapa poin penting dari hasil pertemuan tersebut. Dimana dalam menyerap informasi masyarakat Gorontalo, pihaknya melakukan pertemuan sebulan sekali, acaranya sejenis coffe morning dengan melibatkan unsur perwakilan masyarakat, SKPD serta tak lupa para awak jurnalis.

“Di rumah kopi aspirasi Langsung diserap dan ditanggapi SKPD dan di publikasikan, kalo tunggu reses nanti tiga bulan sekali,” ungkapnya.

Turut hadir pada pertemuan itu, sejumlah staf dari DPRD Provinsi Gorontalo, anggota JIPS, dan Kasubag Fasilitasi Mas Media Delfris Walangitan, dan Kasubag Publikasi, Mario Wuisan, dan staf di Biro PKKP Sulut. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment