Bupati JWS Hadiri Bhakti Sosial Dalam Rangka HUT ke-72 TNI

Reporter : | 28 Sep, 2017 - 3:00 pm WITA

 HUT ke-72 TNI, Bulan Peduli Kanker TONDANO, (manadotoday.co.id) – Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow M.Si (JWS), menghadiri bhakti sosial dalam rangka HUT TNI ke -2 dan Bulan Peduli Kanker “Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara”¬†kerjasama Dharma Pertiwi Daerah M dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa, di Balai Pertemuan Umum Tondano, Kamis, (28/9/2017).

Kegiatan turut dihadiri Ketua Dharma Pertiwi Daerah M Ny. Atie Ganip Warsito, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yuliana A. D. Kaunang, Asisten Teritorial Kolonel Inv. Theo Kawatu, Dandim 1302 Letkol Nixon Y. Purnama, S.Th, Wakil Ketua Persit Ibu. Kartika Chandra Kirana selaku pengurus daerah XIII/Merdeka, Jala Senastri Lantamal VIII Ibu. Suselo, Kwarcab REM 131/Santiago, Pia Ardia Garini LANUD Sam Ratulangi, IKKT, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Minahasa dalam sambutannya berterima kasih karena Minahasa menjadi salah satu tempat kunjungan Bhakti Sosial dari Dharma Pertiwi dalam rangka HUT Ke-72 TNI. Bupati juga berterima kasih karena program TMMD di desa Ranolambot telah selesai. TMMD adalah kerjasama antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Beberapa hari yang lalu Kabupaten Minahasa pendapat juara 1 di bidang kesehatan, sehingga Kabupaten Minahasa mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Mentri Kesehatan RI di NTB,” ujar Bupati.

Terakhir, Bupati mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Ke-72 kepada TNI, dia berharap TNI semakin jaya, Sulut semakin Hebat, dan Indonesia semakin maju.

Selanjutnya, Ketua Dharma Pertiwi Daerah M Ny. Atie Ganip Warsito, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan salah satu program Dharma Pertiwi Daerah M di bidang sosial dalam rangka rangkaian kegiatan HUT TNI ke-72, adapun tema Baksos kali ini adalah Deteksi Dini Wujudkan Wanita Indonesia Bebas Kanker Serviks dan Payudara.

“Saya menghimbau kepada ibu-ibu untuk tidak takut memeriksakan diri sendiri, karena kanker payudara dan kanker serviks menjadi kasus kematian tertinggi di Indonesia, sehingga sebaiknya kita semua harus mencegah dari pada mengobati,” tuturnya.

Diakhir sambutanya, beliau berterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dan mendukung terlaksananya kegiatan bhakti sosial ini. Kegiatan dilanjutkan penjelasan singkat tentang kanker serviks dan kanker payudara oleh dr. Maikel. Runtulalu, SPOG. (Rom)

Baca Juga :

Leave a comment