Wali Kota Tomohon Ikut Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2017

Reporter : | 14 Sep, 2017 - 6:05 pm WITA

JAKARTA,  (manadotoday. co. id) –Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak Kamis (14/9/2017) mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas)  Akuntansi fan Pelaporan Keuangan Pemerintah tahun 2017 di Gedung Dhanapala,  Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 

Wali Kota Tokohon didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah saat mengikuti Rakernas

Wali Kota Tokohon didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah saat mengikuti Rakernas

 

Rakernas bertema Akuntabilitas danTransparansi Pengelolaan Keuabgan Negara untuk Indonesia Sejahtera dibuka Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Rakernas dihadiri pimpinan kementerian/lembaga, gubernur, walikota/bupati seluruh Indonesia khususnya yang meraih predikat WTP dalam pengelolaan keuangan negara secara berturut-turut sejak Tahun 2012 sampai Tahun 2016.  Kota Tomohon sendiri sampai dengan Tahun 2016 telah meraih predikat WTP 4 kali secara berturut-turut.

Dalam sambutannya, Sri Mulyani mengatakan bahwa predikat WTP harus diwujudnyatakan dalam kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera.

”Secara umum, masih ada 3 hal yang menjadi permasalahan dalam pengelolaan keuangan negara saat ini, yaitu penatausahaan barang milik negara,  pengelolaan penerimaan negara bukan pajak serta penganggaran, pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja modal dan belanja sosial.

Untuk itu, Menteri Keuangan berharap bahwa output dari kegiatan Rakernas ini adalah semua pihak baik pemerintah pusat maupun daerah dapat bekerjasama dan bersinergi untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta mampu menumbuhkan cultur pengelolaan keuangan dan pelaporan yang baik dan mengikuti standar-standar yang berlaku.

Usai Rakernas,  Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mengatakan,   Pemerintah Kota Tomohon akan semakin berupaya melalui kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas untuk mewujudkan harapan-harapan presiden maupun menteri keuangan terutama dalam pengelolaan keuangan negara.

“WTP itu bukan tujuan akhir, tapi merupakan salah satu alat untuk menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat. Yang dinilai sebagai keberhasilan dalam WTP bukan hanya pada programnya tapi yang paling utama pada output dan outcomenya bagi kesejahteraan masyarakat, ” tukas Eman didampingi Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi dan Kabag Humas dan Protokol Christo P Kalumata SSTP.  (ark)

Baca Juga :

Leave a comment