Pajeko Terbalik di Perairan Likupang, Satu Warga Woloan Tewas, Satu Hilang

Reporter : | 05 Sep, 2017 - 11:44 pm WITA

LIKUPANG, (manadotoday.co.id)—Dalam dua pekan terakhir peristiwa perahu tenggelam di perairan Likupang tepatnya Perairan Serei antara Pulau Lihaga dan Gangga sudah dua kali terjadi.

Kalau yang pertama tidak memakan korban, namun peristiwa yang terjadi Selasa (5/9/2017) memakan korban yakni Didi Ngala (45) warga Kelurahan Woloan Satu Kecamatan Tomohon Barat yang ditemukan tewas dan satunya lagi Refli Tulung (56) yang hingga saat ini belum ditemukan.

Informasi yang dihimpun manadotoday.co.id menyebutkan, kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 16:00 Wita. Ceritanya, sekitar pukul 15:00 Wita, Perahu Pajeko Sola Gracia bermesin dua buah 40 PK yang dinahkodai Joseph Pantalo warga Gangga dengan dua ABK bertolak dari Pelabuhan Munte dengan membawa material bangunan berupa 8 kubik balok dan 4 kubik papan dengan 10 penumpang yang kesmeuanya adalah tukang dari Industri Rumah Panggung Woloan Tomohon.

Dari penuturan Adi Patric Kuada warga Gangga, saat berada di lokasi tersebut, perahu dihantam gelombang setinggi 3 meter mengakibatkan perahu terbalik.

Untung saja belum lama berselang, lewat Perahu Long Bech yang dinahkodai Roli Salindeho.

Delapan penumpang, nahkod aserta 2 ABK Pajeko Sola Gracia berhasil diselamatkan.

Sementara satu penumpang lainnya Didi Ngala ditemukan pukul 17:00 Wita sudah dalam kondisi tak bernyawa. Satu penumpang lainnya, Refli Tulung belum ditemukan.

Korban yang tewas dibawa ke Puskesmas Mubune Likupang Barat.

‘’Kalau tak ada Perah Long Beach yang lewat, mungkin saja kejadiannya akan menjadi lain. Tapi, ini memang jalan-jalan Tuhan,’’ kata Adi.

Kuat dugaan, Perahu Pajeko mengalami kelebihan muatan sehingga ketika dihantam gelombang laut selatan langsung terbalik.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM mengaku trauma, prihatin dan turut berbelasungkawa atas tewasnya warga Woloan tersebut. ‘’Belum lama ini, kami mengalami hal serupa di lokasi tersebut.,” tukas SBAN Liow.  (ark)

 

 10 Tukang Kayu Asal Woloan yang Menumpang Pajeko Sola Gracia

1. Fani Wetik (27) asal kelurahan Woloan Dua
2. Rendi Sindim (27) warga Kelurahan Woloan Tiga .
3. Yance Pontoan (43) warga Woloan Satu
4. Danianus Wengkang (43) warga Woloan Tiga
5. Joni Rau (45) warga Woloan Tiga.
6. Maikel Kojongian (34) warga Woloan Dua
7. Des Motulo (54) warga Woloan Dua
8. Joni Motulo (62) warga Woloan Tiga
9 Refli Tulung (56)  warga Woloan Satu ( hilang belum ditemukan )
10. Didi Ngala (45)  warga Woloan Satu (tewas)

3 ABK Pajeko Sola Gracia

1. Joseph Pantalo

2. Alfred Lahu

3. Den Kuda

Baca Juga :

Leave a comment