Raih Gelar Profesor, Zetly Tamod: Ini Berkat Bimbingan Para Guru

Reporter : | 07 Agu, 2017 - 12:01 pm WITA

Zetly Estevanus Tamod ,  guru besar Konservasi Tanah dan Air, Fakultas Pertanian unsratTOULUAAN, (manadotoday.co.id) – Menyandang gelar Profesor di depan namanya, tidak membuat Zetly Estevanus Tamod melupakan orang yang berjasa atas kesuksesannya. Ini terlihat saat pria kelahiran Ranoketang Atas, 18 September 1973 tersebut menggelar syukuran atas gelar Profesor yang disandangnya, Sabtu (5/8/2017) akhir pekan lalu.

Dalam acara syukuran yang dilaksanakan di tanah kelahirannya tersebut, dia memberikan penghargaan bagi para mantan gurunya di TK, SD GMIM Ranoketang Atas, maupun SMP Negeri Lobu (SMP N 1 Touluaan).

“Saya tidak akan sampai meraih professor seperti ini, tanpa adanya bimbingan para guru. Untuk itu, sudah selayaknya kita memberikan penghormatan dan penghargaan yang tinggi kepada mereka,” kata Zetly.

Dukungan keluarga, kerabat dan sahabat juga diakui Doktor Lulusan Universitas Brawijaya Malang ini sebagai motivasi terbesar dalam hidupnya.

“Saya punya tekad besar untuk sukses. Dan saya bersyukur karena orang-orang di dekat saya, terus memberi motivasi,” tukas suami tercinta dari DR Evelin Kawung SSos MSi ini.

Capaian Zetly sendiri mendapat apresiasi Bupati Mitra, James Sumendap SH. Dalam sambutannya di hadapan sekira seribu warga dan undangan yang hadir, Sumendap menegaskan jika sukses yang didapat Zetly menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Mitra.

“Warga Mitra khususnya Desa Ranoketang Atas, Kecamatan Touluaan, patut berbangga punya seorang profesor. Ini jadi motivasi bagi kaum muda untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas. Dan saya berharap, ke depan akan lahir profesor-profesor lain di daerah ini,” tandas Sumendap.

Sumendap pun berpesan agar ayahanda dari Junior Tamod dan Inka Tamod ini dapat terus mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk kemajuan Mitra.

“Sebagai staf khusus Bupati, Prof Zetly merupakan salah satu penasehat saya. Dalam membangun Mitra, saya banyak berdiskusi dengannya,” pungkas Sumendap sembari menyampaikan banyak selamat atas sukses yang dicapai Zetly.

Diketahui, Prof DR Zetly Tamod merupakan guru besar tetap bidang Konservasi Tanah dan Air, di Fakultas Pertanian, dimana dalam orasi ilmiah guru besar Unsrat Manado pada Kamis (3/8/2017) lalu, mengangkat topik ‘Mitigasi Karakteristik Lahan Terdegradasi’. (ten)

Baca Juga :

Leave a comment