Lagi Pembunuhan di Minahasa, Rivo Mamahit Tewas di Tangan Opa Usai Pesta Miras

Reporter : | 01 Agu, 2017 - 12:17 pm WITA

Pembunuhan Minahasa, Rivo Mamahit,

Tersangka saat diamankan di Polres Minahasa

TONDANO, (manadotoday.co.id) – Dalam kurun waktu sepekan, lebih tiga kasus pembunuhan teradi di Minahasa, yang pertama di Kiniar Tondano, kedua Sendangan Kakas dan yang terbaru di Roong Tondano, yakni pada Selasa, (1/08/2017) sekitar pukul 03.30 dini hari.

Kapolres Minahasa AKBP Syamsubair SIK mengatakan akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang diduga dilakukan oleh JS alias opa, 26, alamat Roong Lingkungan 1 Tondano Barat, Rivo Mamahit, 35, pekerjaan swasta, alamat Kiniar Lingkungan VI Tondano Timur, meninggal dunia.

Menurut pengakuan saksi Brian Sarapun, 23, peristiwa terjadi saat korban, tersangka dan saksi bersama rekan-rekannya sedang mengkonsumsi minuman keras alis miras di salah satu rumah kosong di dekat Boulevard, dan sekitar pukul 03.20 Wita, korban dan tersangka membangunkan saksi yang sudah tertidur di meja tempat mereka miras, saat itu tinggal mereka bertiga di lokasi, kemudian korban dan tersangka mengajak saksi untuk mengantar mereka pulang menggunakan sepeda motor yang dikemudikan oleh saksi, mereka berboncengan tiga dengan posisi korban di tengah dan tersangka di belakang.

Setibanya di gang sempit di Kelurahan Roong, tersangka meminta sepeda motor dihentikan, tersangka turun dari sepeda motor dan langsung menikam korban dengan menggunakan sebilah pisau kemudian langsung lari.

Korban yang merasa sakit setelah terkena tikaman langsung meminta saksi untuk mengantarnya ke rumahnya di Kiniar, sesampainya di depan rumah korban langsung pingsan dan ditolong oleh keluarganya dibawa ke RS Samratulangi Tondano.

Lanjut Kapolres, begitu menerima laporan, dia bersama Kabag Operasi langsung ke tempat kejadian peristiwa untuk mengamankan situasi dan memberkan tugas kepada team lidik patroli rayon, piket fungsi, resmob dan team khusus untuk mencari tersangka di beberapa lokasi.

Hanya selang dua jam setelah kejadian, pada pukul 05.30, unit Resmob , URC Sabhara dan Polsek Tondano berhasil menangkap tersangka yang berusaha bersembunyi di dalam lemari di salah satu rumah keluarganya di Rerewokan Tondano Timur.

“Saat ini tersangkah sudah diamankan di Polres Minahasa untuk proses sidik mempertanggung jawabkan perbuatannya. Sedangkan korban sudah dibawa pulang ke rumah keluarganya, dan keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. Personil polsek Toulimambot dan Ton Siaga masih berjaga di sekitar rumah korban melaksanakan pengamanan,” ujar Kapolres. (Rom)

Baca Juga :

Leave a comment