Jalankan Program Jokowi, Pemkot Tomohon Gelar Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental

Reporter : | 25 Jul, 2017 - 7:26 pm WITA

Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental di Kota Tomohon

Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental di Kota Tomohon

TOMOHON, (manadotoday.co.id)—Mengimplementasikan program Presiden Joko Widodo (Jokowi), bertempat di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (25/7/2017) Pemerintah Kota Tomohon menggelar Sosialisasi Gerakan Revolusi Mental, digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tomohon.

Kegiatan dibuka Wali Kota Tomohon yang diwakili Sekretaris Kota Ir Harold V Lolowang MSc MTh. Saat membuka kegiatan Lolowang menjelaskan, gerakan nasional revolusi mental merupakan program Presiden RI yang telah tertuang dalam Inpres Nomor 12 Tahun 2016.

Revolusi mental bertujuan untuk memperbaiki dan membangun karakter Bangsa Indonesia dengan melakukan revolusi mental yang mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong untuk membangun budaya bangsa yang bermanfaat, modern, maju, makmur dan sejahtera berdasarkan Pancasila.

Berdasarkan inilah kata Lolowang, pemerintah kabupaten dan kota harus membentuk gugus tugas gerakan nasional revolusi mental yang melibatkan perangkat daerah, pengusaha, masyarakat sipil, dan organisasi masyarakat sipil, yang secara khusus menggerakkan, melakukan aksi kongkrit, memonitor, mengevaluasi dan mengembangkan revolusi mental.

“Saya berharap, pembentukan gugus tugas revolusi mental Kota Tomohon dapat menjaga dan menjawab apa yang telah dipercayakan terutama dalam upaya menyukseskan gerakan ini sehingga harapan kita bersama dan apa yang menjadi cita-cita luhur akan terwujud,’’ ujar Lolowang.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Tomohon saat membawakan laporan

Kepala Badan Kesbangpol Kota Tomohon saat membawakan laporan

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tomohon Toar JS Pandeirot SPd MM mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi yang menyeluruh tentang gerakan nasional revolusi mental kepada semua unsur terkait untuk menyamakan persepsi, pandangan dan pemahaman tentang gerakan nasional revolusi mental.

‘’Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempercepat internalisasi nilai-nilai revolusi mental yakni integritas, etos kerja dan gotong royong, selain itu bertujuan untuk membangkitkan rasa dan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat,’’ tukas Pandeirot.
Narasumber dalam kegiatan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi dan kebudayaan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Dr Pamuji Lestari dan Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Direktorat Jenderal Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri Dr Prabawa Eka Soesanto SSos MSi.

Hadir sebagai peserta para tokoh masyarakat, LSM, unsur perguruan tinggi, pimpinan sekolah, insan pers, netizen, tokoh lingkungan hidup, tokoh agama serta unsur Perbankan.
Hadir pula Ketua DPRD Tomohon Ir Miky Wenur, Ketua PN Tondano Julien Mamahit SH MH, Anggota DPRD Ladys Turang SE, Mewakili Kapolres Tomohon Kompol Meiske Ering, mewakili Kajari Tomohon Jaksa Fungsional Mariska Kandouw SH MH.(ark)

Baca Juga :

Leave a comment