Terkena ‘Kutukan’, Pria Ini Akan Berhenti Bernapas Setiap Kali Tidur

Reporter : | 21 Jul, 2017 - 4:48 pm WITA

Liam Derbyshire, penyakit langka, hipoventilasi sentral,Kutukan Ondine

Liam Derbyshire (foto: BBC)

MANADOTODAY.CO.ID – Liam Derbyshire lahir dengan penyakit bawaan yang sangat langka, menyebabkan dia berhenti bernafas setiap kali tertidur. Dokter mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia tidak akan bertahan hidup dalam enam minggu, namun, anak laki-laki tersebut menolak kenyataan dan akan segera berusia 18 tahun ini.

Liam menderita kondisi yang dikenal sebagai hipoventilasi sentral, atau ‘Kutukan Ondine’, isitilah yang diambil dari cerita rakyat Prancis tentang seorang peri. Ondine jatuh cinta pada seorang pria bernama Palemon, dan saat mereka menikah, dia bersumpah untuk mencintainya dengan setiap helaan napasnya. Ketika peri mengetahui bahwa dia tidak setia, peri itu kemudian mengutuknya: “Anda berjanji setia kepada saya dengan setiap helaan napas anda dan saya menerima janji itu. Jadi baiklah. Selama anda terjaga, anda harus bernafas. Tapi jika anda tidur, napas itu akan meninggalkan anda.” Itu hanya dogeng, tapi kutukan tampaknya benar-benar ada dalam kehidupan nyata.

Kutukan Ondine adalah kondisi yang sangat langka. Diperkirakan hanya 1.500 orang di seluruh dunia yang menderita penyakit ini, namun kasus Liam adalah salah satu yang paling ekstrem. Versi yang lebih ringan dari kondisi ini hanya membuat penderitanya tidak nyaman saat tidur, namun pada Liam, tertidur benar-benar dapat membunuhnya. Dia harus tidur dengan oksigen tertanam di hidung untuk seumur hidupnya.

Kamar Liam Derbyshire adalah perpaduan antara kamar remaja normal dan rumah sakit. Meskipun sensor di tempat tidur terus memantau tanda-tanda hidupnya, seseorang harus selalu ada menemaninya, berjaga-jaga jika nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Keluarganya telah menghabiskan ratusan juta untuk membayar tagihan listrik dan segala keperluannya.

“Kami sangat beruntung karena Liam bisa hidup. Kami selalu ingin dia memiliki kehidupan normal seperti yang bisa kami berikan kepadanya. Dia fantastis. Dia terus tersenyum dan tertawa. Dia sangat baik. Dia memiliki semua sifat normal layaknya anak-anak lain, “ibu Liam, Kim, mengatakan saat dia berusia 11 tahun.

Saat hampir berusia 18 tahun, Liam Derbyshire terus memukau para dokter. Mereka memprediksi dia hanya akan hidup dalam beberapa minggu setelah mereka mendiagnosanya dengan kondisi ini saat lahir, tapi dia telah mengalahkan kemungkinan, bahkan mengalahkan kanker pada satu titik dalam hidupnya.

“Hal yang sangat menakjubkan dari Liam adalah dia menderita kanker dan dia memiliki masalah usus. Saya tidak pernah menemukan laporan anak-anak yang memiliki semua masalah ini dan bertahan hidup. Ini sangat menakjubkan.” kata Dr. Gary Connett.

“Tidak ada yang tahu pasti apa harapan hidupnya. Jika kita mendengar pendapat bebera dokter, mereka pasti mengatkan dia tidak akan hidup sampai sekarang. Kami tidak pernah benar-benar berpikir dia akan hidup bertahun-tahun, kami adalah bukti nyata bahwa selalu ada harapan “kata orang tua Liam kepada BBC.

Sumber: BBC

Baca Juga :

Leave a comment