Kumendong Wakili Gubernur Sulut pada Pembukaan Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur

Reporter : | 16 Jul, 2017 - 11:04 pm WITA

kejurnas tenis meja

Pembukaan kejurnas tenis meja kelompok umur Tahun 2017 di Manado.

SULUT, (manadotoday.co.id) – Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Sulawesi Utara (Sulut) Jemmy Kumendong, wakili Gubernur Olly Dondokambey pada acara pembukaan Kejuaraan Tenis Meja Kelompok Umur Tahun 2017, yang dilaksanakan di Auditorium Unsrat Manado, Sabtu kemarin.

Dalam sambutannya, Kumendong menyatakan kejuaraan nasional tenis meja ini merupakan salah satu kegiatan yang strategis dan sangat bermanfaat, sebagai bentuk manifedtasi dan komitmen kita untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan atau memberdayakan potensi talenta bangsa serta menberikan kesempatan untuk berprestasi, berkreasi sekaligus melestarikan nilai-nilai olahraga dalam rangka pembinaan dan pengembangan olehraga tenus meja di tanah air.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Sulut mengucapkan selamat datang dan selamat baku dapa di bumi Nyiur Melambai kepada seluruh tim dan peserta kejurnas, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana atas kerja kerasnya dalam memprakarsai kejuaraan nasional ini,” katanya.

Disampaikan Kumendong lagi, olahraga merupakan bagian dari proses pembentukan generasi bangsa yang sehat dan unggul, dengan terselenggaranya kejuaranan nasional ini di sulut juga memberikan nilai positif tersendiri pada sektor pariwisata.

“Adanya iven-iven positif seperti ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dari berbagai daerah serta mancanegara khusunya pencinta tenis meja untuk turut menyaksikan kegiatan yang berskala nasional ini,” tukasnya.

Kata dia, kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sebaik- baiknya, dan tanamkan jiwa sportivitas yang tinggi dalam menggapai prestasi. Hindarilah persaingan yang dibumbui dengan cara-cara negatif, pahamilah bahwa ajang kejurnas kelompok umur  ini selain untuk mencari siapa yang terbaik juga sebagai wahana mempererat jalinan silahturahmi, baik antar sesama atlit maupun pencinta tenis meja di tanah air, teruslah mengukir prestasi karena prestasi yang tinggi di bidang olahraga dapat membangkitkan rasa kebanggaan dan kepercayaan diri dan sangat penting untuk melanjutkan proses pembangunan.

“Saya mengajak tetap memelihara sinergitas  yang telah terjalin, dengan mendukung  berbagai program pemerintah guna optomalnya visi pembangunan disamping itu juga saya mengajak untuk senantiasa tetap bersatu menangkal, dan jangan terprovokasi oleh gerakan radikal dan terorisme tetap memperkokoh semangat untuk menjauhi narkoba, menggelorakan dan meneguhkan semangat dan nilai-nilai Pancasila. Selamat bertanding semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa  menganugerahkan berkat dan rahmat-Nya serta menuntun dan menyertai aetiap langkah upaya yang kita lakukan,” tandasnya.

Ketua Penggurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) Ir H.M Lukman Edy MS.i, dalam sambutanya mengatakan PB PTMSI mengapresiasi kepada  pemerintah provinsi Sulut dan  salut kepada panitia daerah yang telah melaksanakan agenda nasional ini.

“PB PTMSI sangat mensuport, mendukung  penuh kegiatan ini sebagai sarana untuk mencari bibit unggul yang bisa mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ungkap Lukman Edy, sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

Diketahui, kejurnas ini diikuti 176 atilit dari 20 Provinsi di Indonesia, yang terbagi dari  kelas Pemula 12 tahun putra/putri, Kadet 15 tahun  putra/ putri dan Yunior 18 tahun putra/putri  kejuaaraan ini berlangsung dari tanggal 15  s/d 19  juli 2017 .

Dalam kesempatan itu diadakan eksebisi  ganda putra antara Jemmy Kumendong berpasangan dengan Waketum KONI Pusat Mayjen Suwarno, melawan Ketum PB PTMSI Lukman Edy dan Sekjen PTMSi Robert Hermawan.

Turut Hadir Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen (Purn) TNI Suwarno,  Sekjen PB  PTMSI Robert Hermawan, Ketua KONI Sulut Kolonel Inf Theo Kawatu, Bendahara KONI Sulut Noldy Makalew, Ketua PTMSI Sulut Billy Kaloh dan Penggurus PB PTMSI serta Ketua- Ketua PTMSI  di Indonesia. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment