Melelahkan: Pria Ini Harus Naik Pesawat Setiap Kali Pergi ke Tempat Kerja

Reporter : | 15 Jul, 2017 - 4:23 pm WITA

Curt von Badinski, motivMANADOTODAY.CO.ID – Jika anda adalah tipe orang yang selalu mengeluh dengan jarak yang harus ditempuh saat pergi bekerja, mungkin cerita ini bisa membuat anda sedikit bersyukur. Seorang pria Los Angeles yang bekerja di San Francisco, harus menempuh perjalanan enam jam setiap hari, sebagian besar waktunya dihabiskan di pesawat terbang.

Setiap kali pergi bekerja, Curt von Badinski, seorang insinyur mekanik dan CTO di perusahaan teknologi yang berbasis di San Francisco, Motiv, bangun pukul 5 pagi, mandi, berpakaian, sarapan dan mengendarai mobilnya selama 15 menit, pergi ke bandara Bob Hope Burbank, di mana dia menaiki pesawat satu mesin, menempuh penerbangan selama 90 menit ke Oakland, sebuah kota yang terletak 353 mil (568km) dari Los Angeles, dan dari sana, dia masuk ke mobilnya yang lain dan pergi ke kantor pusat perusahaannya, di San Francisco. Dia mulai bekerja sekitar pukul 08.30, dan selesai pukul 17:00. Dia biasanya pulang kerumah sekitar pukul 21:00.

“Setiap kali saya memberitahu orang-orang bahwa saya pergi ke San Franciso setiap hari, mereka menanyakan pertanyaan itu tiga kali. Mereka mengatakan ‘Setiap hari?’, ‘Setiap hari?’, ‘Setiap hari?’, mereka benar-benar bingung kenapa saya melakukan hal itu setiap hari “kata Curt von Badinski kepada BBC Capital.

Perusahaan Curt sebenarnya didirikan di Los Angeles, namun pada satu titik perusahaan dipindahkan ke San Francisco.

Pengusaha muda tersebut mengatakan bahwa ada alasan sehingga dia tidak bisa meninggalkan LA atau membawa keluarganya ke San Francisco, dan dia pasti tidak dapat memindahkan perusahaan itu kembali ke LA, jadi, jalan satu-satunya adalah menempuh perjalan yang panjang dan melelahkan.

“Saya ingin memiliki waktu yang tepat dengan perusahaan saya dan bisa berinteraksi, dan memastikan bahwa saya menangani kebutuhan perusahaan saya, tapi saya juga ingin bisa berada di LA bersama keluarga saya.” ungkap Badinski.

Von Badinski membayar biaya bulanan seharga $ 2.300 (Rp30,5 juta) untuk menumpangi pesawat satu mesin yang bisa menampung hingga 8 penumpang. Dia juga telah menjalani pemeriksaan latar belakang menyeluruh, sehingga dia bisa melewati terminal bandara utama, melewati pemeriksaan keamanan dan naik pesawat hanya dalam waktu beberapa menit setelah tiba di bandara.

Sumber: bbc.com

Baca Juga :

Leave a comment