Perangi Polusi, Cina Mulai Bangun ‘KOTA HUTAN’ Pertama di Dunia

Reporter : | 28 Jun, 2017 - 2:54 pm WITA

kota hutan, forest city, Liuzhou Forest City, Liuzhou

(foto: Stefano Boeri)

MANADOTODAY.CO.ID – Dengan munculnya laporan adanya retakan besar es di Antartika, ketakutan akan semakin parahnya pemanasan global mungkin seakan-akan menjadi kenyataan, dan persediaan makanan dunia pun terancam – semuanya terlihat dan terdengar suram.

Untungnya, ada berita bagus dari Cina. Negara ini berada pada garis terdepan dalam mempromosikan ‘hidup ramah lingkungan’ dalam beberapa tahun terakhir, dengan pemerintah mengumumkan telah menyelesaikan pembangunan peternakan surya terapung terbesar di dunia. Sekarang, dalam upaya untuk mengekang produksi gas beracun, negara ini terus membuka jalan dengan membangunan ‘kota hutan’ pertama di dunia.

Dirancang oleh Stefano Boeri, projek prestisius saat ini sedang dibangun di Liuzhou, Provinsi Guangxi.

Setelah selesai, kota baru ini kabarnya akan menampung 30.000 orang dan – berkat banyaknya pohon dan tumbuhan – akan menyerap hampir 10.000 ton CO2, 57 ton polusi per tahun dan menghasilkan sekitar 900 ton oksigen setiap tahunnya.

Kota ini akan mencapai angka yang mengesankan tersebut berkat sekira satu juta tanaman dari lebih dari 100 spesies, serta 40.000 pohon yanga akan ditanam di hampir seluruh sudut kota.

Kota Hutan Liuzhou akan terhubung dengan Liuzhou melalui layanan kereta api dan mobil listrik. Kota juga dilaporkan akan memiliki sejumlah sekolah dan dua rumah sakit.

“Difusi tanaman, tidak hanya di taman dan kebun atau di jalanan, tapi juga di atas bangunan, akan memungkinkan kota memiliki energi untuk memperbaiki kualitas udara (menyerap CO2 dan debu halus 57 ton per tahun). Untuk mengurangi rata-rata udara, untuk menciptakan hambatan kebisingan dan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati spesies hidup, memberikan habitat burung, serangga dan hewan kecil yang mendiami wilayah Liuzhou.” bunyi pernyataan pada situs Boeri.

Rencana menakjubkan ini diharapakan akan rampung pada tahun 2020.

Sumber: indy100.com

Baca Juga :

Leave a comment