Gubernur dan Ketua PKK Sulut Hadiri Buka Puasa Bersama di Kediaman Menko PMK

Reporter : | 15 Jun, 2017 - 11:57 pm WITA

Foto 1

Gubernur Sulut Olly Dondokambey serta tamu undangan lainnya, foto bersama Presiden ke 5 RI Megawati Soekarnoputri dan Menko PMK RI, Puan Maharani.

JAKARTA, (manadotoday.co.id) – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey didampingi Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Ir. Maya Ritha Dondokambey-Tamutuan, hadiri acara buka puasa bersama yang dilaksanakan di kediaman Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Puan Maharani di Jalan Denpasar Kuningan Nomor 18 Jakarta Selatan, (Kamis 15/05/2017).

Acara buka puasa yang dibuka Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri tersebut, turut dihadiri sejumlah Menteri Kabinet Kerja Indonesia Hebat, seperti Menteri Dalam Negeri Thajho Kumolo, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, Sekretaris Kabinet Pramono Anum, Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Megawati mengatakan, buka puasa bersama ini sebagai salah satu momentum mempererat kebersamaan antar unat beragama dan suku serta budaya yang ada di Nusantara ini.

Foto 2

Ketua PKK Sulut Maya Ritha Dondokambey-Tamutuan, foto beraama Menko PMK RI, Puan Maharani dan tamu undangan lainnya.

“Kegiatan ini merupakan momentum yang harus dipandang sebagai sebuah moment keindahan kebersamaan yang selama ini terjalin di Nusantara kita (Indonesia),” ujar Megawati, sembari menekankan kesejukan dan kedamaian dalam perbedaan harus diawali dari diri sendiri melalui amal Puasa.

“Kesejukan dan kedamaian bisa menciptakan persatuan itu sendiri jika kita mampu menciptakan satu persepsi tentang keindahan dalam perbedaan ketika merayakan ibadah puasa dan idul Fitri antara NU dan Muhammadiyah serta Agama lainnya,” lanjutnya.

Gubernur Olly Dondokambey pada kesempatan itu, mengatakan di bulan puasan ini diharapkan seluruh masyarakat Sulut untuk terus menjaga kerukunan. Sulut merupakan daerah percontohan pluralisme dan toleransi antar umat beragama tersebut akan selalu menjaga dan mengutamakan kebersamaan dalam perbedaan selama-lamanya.

“Sulut sebagai cermin dan contoh terkait kebesamaan dan toleransi antar umat beragama dan berbudaya akan terus kita jaga sebagai satu kunci kedamaian dan kesejahteraan masyarakat Nyiur Melambai,” kata Olly. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment