Kuda Milik Gubernur Olly Juara di Kelas Terbuka

Reporter : | 07 Mei, 2017 - 9:46 pm WITA

Olly: Olahraga Berkuda di Sulut Harus kembali Berjaya di Tingkat Nasional

pacuan kuda

Gubernur Sulut Olly Dondokambey ketika menerima hadiah atas kemenangan kuda Dea Lova, yang diserahkan Wali Kota Manado Vicky Lumentut.

MANADO, (manadotoday.co.id) – Kuda dengan nama Dea Lova milik dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey, keluar sebagai jauara pertama di kelas terbuka pada kejuaraan pacuan kuda, roda sapi, dan bendi kalaper, yang dilaksanakan di gelanggang pacuan kuda God Bless, Paniki, Manado, Sabtu kemarin.

Pada kelas paling bergensi dengan menempuh jarak 1850 meter itu, para penonton dibuat tegang. Pasalnya, Dea Lova yang berada di urutan empat, berlari kencang di 500 meter terakhir dan melewati tiga kuda didepannya termasuk Bold kuda milik Ronald Asiku yang finish di posisi kedua, dan Star Princess kuda milik Bupati Bolmong Timur, Sehan Landjar yang finish di urutan ketiga.

Di nomor utama kelas terbuka 1850 meter ini, diikuti 7 kuda yakni Nona Princess, Bold, Star Princess, Dea Lova, Tuama Wenang, Srikandi Ragey, dan Gentlemen Esa.

Ketika menutup kejuaraan, Olly dalam sambutannya mengatakan, Provinsi Sulut siap menggelar kejuaraan pacuan kuda piala presiden tahun 2018 mendatang. Berbagai iven pacuan kuda menjadi tanda Sulut siap mengembalikan kejayaan prestasi berkuda di tingkat nasional maupun internasional.

“Kita memiliki dua gelanggang pacuan kuda yakni Tompaso dan Paniki ini, tahun depan kita siap menggelar kejuaraan piala presiden. Tentu dari sekarang kita harus siapkan infrastruktur memadai, sehingga pada  PON mendatang Sulut boleh kembali juara,” ujar Olly.

Lanjutnya, kejuaraan ini akan di agendakan oleh parawisata dan merangsang para wisatawan  yang akan berkunjung ke daerah ini. Pemprov Sulut akan memberi dana hibah kepada pemerintah kota manado  membangun gelanggang pacuan kuda godbless paniki untuk melaksanakan iven-iven besar.

Ketua Panitia Ferry Wowor mengatakan, kegiatan yang digelar dalam rangka pekan kerukunan nasional ini memperebutkan piala Gubernur Sulut dan Piala Wali Kota Manado.

“Dari sekian kejuaraan daerah yang diselenggarakan ternyata kecepatan lari kuda-kuda asal Sulut sangat kompetitif bisa bersaing di tingkat nasional. Makanya, saat ini kuda-kuda kita menjadi incaran daerah lain. Mudah-mudahan tahun 2017 ini menjadi momentum kembalinya kejayaan kuda-kuda Sulawesi Utara,” kata Wowor.

Turut hadir pada kejuaraan tersebut, Wali Kota Manado Vicky Lumentut, Ketua Pordasi Mecky Onibala, jajaran Forkopimda Sulut, sejumlah Anggota DPRD Sulut, pejabat di Lingkup Pemprov Sulut, dan ribuan masyarakat pecinta olahraga berkuda di Sulut. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment