OD-SK Mantapkan Promosi Pariwisata Sulut

Reporter : | 09 Mar, 2017 - 7:16 pm WITA

Wagub Sulut Steven Kandouw, ketika memberikan sambutan di kegiatan pengembangan pariwisata Sulut

Wagub Sulut Steven Kandouw, ketika memberikan sambutan di kegiatan pengembangan pariwisata Sulut

SULUT, (manadotoday.co.id) – Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) terus memantapkan promosi pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kali ini, OD-SK melakukan terobosan dengan memaksimalkan media sosial (medsos) untuk promosi industri pariwisata Sulut lewat strategi pemasaran wisata secara digital.

“Pemerintah provinsi sulut terus memaksimalkan pemanfaatan medsos untuk mempromosikan pariwisata secara lebih luas,” ujar Wagub Kandouw, dalam kegiatan pengembangan pariwisata Sulut lewat Facebook, yang digelar Dinas Pariwisata Sulut di Hotel Mercure, Kamis (9/3/2017).

Menurut Kandouw, pihaknya akan memaksimalkan peran medsos seperti facebook untuk memperbarui informasi-informasi pariwisata.

“Sulut harus mengenalkan keunggulan yang berbeda dari daerah lain. Hal ini yang akan disebarluaskan melalui media sosial,” katanya.

Lanjut dia, selain memiliki nilai jual di bidang kuliner, budaya dan peninggalan sejarah, Sulut memiliki keunggulan dalam pemandangan alam seperti di objek wisata Danau Tondano, Gunung Lokon dan lainnya. Promosi keunggulan wisata Sulut itu akan diikuti dengan pembenahan infrastruktur pendukung serta sumber daya manusia yang terlibat interaksi langsung dengan para wisatawan seperti pengelola objek wisata.

“Pemerintah berkomitmen pembenahan terus dilakukan untuk pengembangan pariwisata dan kenyamanan pengunjung. Pariwisata itu yang penting bagaimana membuat tamu yang berkunjung betah dan datang berulang kali,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Daniel Mewengkang, mengatakan, pengembangan pariwisata melalui promosi untuk menarik minat wisatawan akan terus dilakukan karena menjadi bagian penting sekarang ini.

“Apalagi tujuan wisata di daerah sangat banyak, jadi butuh sosialisasi maksimal,” katanya.

Diketahui, Sulut meraih catatan impresif atau mengesankan di sektor pariwisata pada penghujung 2016 lalu. Sepanjang 2016, jumlah kunjungan turis asing mencapai 48.288 orang. Sementara itu, kunjungan turis domestik sepanjang tahun lalu tercatat 1,48 juta atau tumbuh 38,64 persen.

Tercatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Sulut melalui Bandara Sam Ratulangi pada November hingga Desember 2016 tercatat 4.270 orang.

Jumlah ini meningkat 229,22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.428 orang.

Selain itu, dibukanya penerbangan langsung dari sejumlah kota di Tiongkok ke Manado sejak awal Juli 2016. Rute penerbangan potensial ini kemudian mendorong peningkatan jumlah wisman ke Indonesia melalui Manado. Data menyebutkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui Manado hingga November 2016 mencapai 36.804 orang dan pada Desember 2016 lebih dari 40.000 orang.

Turut hadir pada kegiatan tersebut, Ketua Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) Sulut Johny Lieke dan pelaku pariwisata lainnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment