TPID Sulut Bahas Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2017

Reporter : | 02 Mar, 2017 - 6:47 pm WITA

High Level Meeting TPID Sulut yang dipimpin langsung Sekdaprov Sulut Edwin Silangen

High Level Meeting TPID Sulut yang dipimpin langsung Sekdaprov Sulut Edwin Silangen

SULUT, (manadotoday.co.id) – Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menggelar pertemuan membahas pengendalian inflasi daerah Tahun 2017.

Kegiatan yang dipimpin Sekdaprov Sulut Edwin Silangen selaku Ketua Tim TPID Sulut, dilaksanakan di Swiss Bellhotel Manado, Kamis (2/3/2017).

Silangen pada kesempatan itu, mengatakan, High Level Meeting (HLM) TPID Sulut ini, diadakan sebagai upaya penguatan sinergi dan perumusan strategi pengendalian inflasi Sulut di tahun 2017. Komitmen TPID akan menekan laju inflasi 2017 dengan mensinergikan program kerja seluruh instansi yang tergabung dalam organisasi tersebut.

“Program-program kerja antar instansi harus bersinergi agar selaras dan efektif dalam mencapai sasaran inflasi yang rendah dan stabil di Sulut,” ujar Silangen.

Lanjutnya, pencapaian inflasi Sulut pada 2016 cukup terkendali yaitu sebesar 4±1 persen. Namun, TPID tetap perlu waspada karena tekanan inflasi pada 2017 ada risiko meningkat. Karenanya, diperlukan penguatan koordinasi dan sinergi antar-anggota TPID, agar sasaran inflasi yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai target.

“Target inflasi Sulut pada 2017 yaitu sebesar 4±1 persen. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak terlalu khawatir dan panik dalam merespon isu-isu terkait gejolak harga komoditas pangan,” ungkap Silangen.

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Soekowardojo, mengatakan, perlunya optimalisasi pola tanam supaya tetap tersedianya stok komoditas pangan.

“Kita harus melakukan optimalisasi pelaksanaan kalender tanam untuk menjaga ketersediaan komoditas yang berkesinambungan, agar tetap menjaga stok komoditas di jangka panjang,” katanya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment