Diduga Depresi, Pria Asal Kecamatan Tareran Gantung Diri

Reporter : | 17 Feb, 2017 - 2:10 pm WITA

Korban tewas gantung diri (foto: Humas Polres Minsel)

Korban tewas gantung diri (foto: Humas Polres Minsel)

AMURANG, (manadotoday.co.id) – Diduga karena depresi akibat penyakit menahun yang tak kunjung sembuh, AM alias Alvian (40) Pria asal Desa Wiaulapi Kecamatan Tareran ditemukan meninggal dunia dengan gantung diri dengan seutas tali nilon, di rumahnya, Kamis (16/2/2017) sekitar pukul 18.00, kemarin.

Kapolsek Tareran AKP Ros Saruan SSos, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa naas tersebut.

Diceritakan Saruan, korban pertama kali ditemukan oleh adik korban RM (Recky) yang curiga karena korban mengurung diri di kamar. Penasaran karena korban belum keluar kamar, RM kemudian melihat dari ventilasi kamar dan didapati korban AM dalam keadaan tergantung pada seutas tali nilon di palang kayu kamarnya.

“Saat itu juga RM bersama ibu mereka MW (Marce) langsung mendobrak pintu kamar dan melepaskan korban AM dari ikatan tali tersebut,” jelas Kapolsek.

Dari informasi yang diterima menurut Saruan, korban AM diduga mengalami depresi akibat penyakit bengkak dibagian kepala yang telah lama dideritanya.

“Itulah sebabnya pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah merelakan kepergian korban sebagai musibah pada keluarga mereka,” tutupnya. (lou)

Baca Juga :

Leave a comment