Pastor Minta Pengikutnya Buktikan Iman Dengan Meminum RACUN TIKUS

Reporter : | 10 Feb, 2017 - 1:30 pm WITA

Monyeki , Grace Living Hope Ministries,Soshanguve, Afrika Selatan

Monyeki saat memegang racun tikus (foto: CEN)

MANADOTODAY.CO.ID – Seorang pastor mendesak pengikutnya untuk membuktikan iman mereka pada Tuhan dengan minum racun tikus ‘mematikan’.

Pria, yang dikenal sebagai Nabi Cahaya Monyeki, mencampur larutan racun tikus merek Rattex dalam botol plastik di depan pengikutnya.

Setelah diberkati, racun tersebut akan berubah jadi ‘bergizi’, dia minum beberapa tegukan sebelum mendesak orang-orang untuk maju ke depan agar dia bisa menuangkan itu dalam mulut mereka.

Dia mengatakan kepada mereka untuk meminum racun sebagai cara ‘menunjukkan iman mereka’ – dan banyak yang rela melakukan itu, menurut laman media sosial gereja.

“Kita tidak perlu menyatakan iman karena kita orang yang percaya.” kata Monyeki kepada jemaatnya di gereja Grace Living Hope Ministries di Soshanguve, Afrika Selatan, dilansir dari Metro.co.uk.

Tindakan anehnya itu tampaknya referensi untuk obat jalan yang disebut nyaope, dibuat dengan campuran heroin dan racun tikus.

“Jika anak laki-laki nyaope bisa merokok Rattex selama lebih dari delapan tahun, bagaimana dengan kita? “katanya sembari menambahkan, “Maut tidak berkuasa atas kita.”

Tidak diketahui apakah ada yang sakit setelah meminum racun tikus saat pelayanan.

Tapi banyak orang mengomentari halaman media sosial gereja tidak yakin.

“Ketika saya berpikir dengan jernih, Yesus tidak pernah menggunakan hal-hal beracun untuk menunjukkan mukjizat, ” komentar salah satu orang. “DIA menyentuh orang-orang dan mereka disembuhkan.”

Satu orang pengikut ‘nabi’ membela dengan mengatakan: “Jendral Cahaya Monyeki. Tidak ada yang bisa menghentikan kita. Ditunjuk oleh Tuhan, bukan manusia atau media.

“Jadi jika Tuhan mengizinkan, kami akan melakukannya. Semakin banyak anda berkomentar buruk tentang keluarga kami, semakin gila Tuhan membuat kami.”

Sumber: Metro.co.uk

Baca Juga :

Leave a comment