1 dari 5 Serangan Jantung Parah Disebabkan Oleh DEPRESI

Reporter : | 17 Jan, 2017 - 1:38 pm WITA

Serangan Jantung, DEPRESI

(foto: Pixabay)

MANADOTODAY.CO.ID – Data baru dari 10 tahun penelitian menunjukkan depresi menyebabkan 15 persen dari serangan jantung.

Sedikit lebih banyak dari obesitas yang menyebabkan 21 persen dari serangan jantung , dan lebih dari 8,4 persen yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

Para ahli memperingatkan temuan ini penting karena depresi mempengaruhi 350 juta orang di seluruh dunia, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Ada sedikit keraguan bahwa depresi merupakan faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular,” kata penulis utama penelitian Profesor Karl-Heniz Ladwig, dari Technical University of Munich.

“Pertanyaannya sekarang adalah, apa hubungan antara depresi dan faktor risiko lainnya seperti asap tembakau, kadar kolesterol tinggi, obesitas atau hipertensi?

“Seberapa besar peran yang dimainkan masing-masing faktor?”

Untuk menilai risiko, tim Dr Ladwig menganalisis data dari 3.428 pasien laki-laki berusia antara 45 dan 74 tahun selama 10 tahun.

Mereka menilai dampak depresi pada jantung, membandingkannya dengan empat faktor risiko yang paling umum: tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan obesitas.

Selama periode penelitian, 557 orang meninggal – 269 dari mereka karena penyakit jantung.

Hasil penelitian menunjukkan depresi adalah akar penyebab 15 persen kematian.

Sementara tekanan darah tinggi dan rokok dikaitkan antara 8,4 persen dan 21,4 persen dari kematian terkait penyakit jantung.

“Data kami menunjukkan bahwa depresi memiliki ukuran efek menengah dalam kisaran, faktor risiko non-bawaan utama untuk penyakit kardiovaskuler, “ungkap Profesor Ladwig.

Sumber: Dailymail.co.uk

Baca Juga :

Leave a comment