Negara-negara Ini Miliki Koneksi Internet Terburuk di Dunia

Reporter : | 04 Jan, 2017 - 9:09 pm WITA

Internet , Agenda 2030 PBB

(foto: Indy100)

MANADOTODAY.CO.ID – Sekira 90 persen wilayah di Afrika masih tetap offline, menurut data dari Internet Live Statistics.

Bahkan dengan ledakan teknologi dalam beberapa tahun terakhir di benua tersebut, temuan menunjukkan bahwa sembilan dari sepuluh negara paling tidak terhubung di dunia berada di Afrika.

Pada bulan Desember 2016, pemerintah Gambia menutup internet selama pemilihan presiden, meskipun hanya 17 persen dari populasi yang memiliki akses.

Di luar Afrika, Myanmar di Asia Tenggara, menduduki posisi kesepuluh negara paling tidak terhubung dengan hanya 7 persen dari populasi yang online.

Akses ke internet sekarang sedang dianggap sebagai hak asasi manusia menurut Dewan Hak Asasi Manusia PBB, yang mengeluarkan resolusi tidak mengikat pada Juni lalu.

Saat Agenda 2030 PBB, akses internet diuraikan sebagai salah satu akselerator inti dari pembangunan.

“Penyebaran informasi dan teknologi komunikasi dan kesalingterkaitan global memiliki potensi besar untuk mempercepat kemajuan manusia, untuk menjembatani kesenjangan digital dan untuk mengembangkan pengetahuan masyarakat, seperti halnya inovasi ilmiah dan teknologi di berbagai bidang, seperti obat-obatan dan energi.” bunyi agenda.

“Agenda 2030 mengakui kekuatan teknologi baru untuk mempercepat kemajuan manusia, untuk menjembatani kesenjangan digital, untuk mengembangkan pengetahuan masyarakat – kita harus melakukan segala sesuatu untuk mendukung Negara dalam mencapai tujuan-tujuan ini, terutama negara berkembang.” ungkap Irina Bokova, Direktur Jenderal Pendidikan, Ilmiah dan Organisasi Budaya PBB mengatakan.

Kabar ini muncul setelah lebih dari dua setengah tahun sejak pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, meluncurkan Internet.org, organisasi yang bertujuan untuk menyebarkan internet ke seluruh dunia dengan menggunakan drone, yang telah membantu memberikan 25 juta orang akses internet gratis.

Namun, negara-negara di sub-Sahara Afrika masih tetap offline, termasuk Somalia, Sierra Leone, Eritrea dan Guinea. Hanya 2 persen dari populasi di negara-negara tersebut memiliki akses internet.

Sumber: Indy100.com

Baca Juga :

Leave a comment