Mokodongan Serahkan Bantuan Untuk Pembangunan Masjid di Kampung Islam Manado

Reporter : | 12 Okt, 2016 - 10:10 am WITA

Kampung Islam Manado , Ir. S.R Mokodongan, Masjid Agung Awwal Fathul Mubien SULUT, (manadotoday.co.id) – Ketua Dewan Pembina Masjid Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir. S.R Mokodongan, menyerahkan bantuan uang tunai Rp.500 juta untuk kelanjutan pembangunan Masjid Agung Awwal Fathul Mubien Kampung Islam Kota Manado, Selasa (11/10/2016).

Bantuan uang tunai tersebut diterima secara langsung Ketua Panitia Pembangunan Masjid Hi Hamzah Radjab, diruangan kerja Sekda Provinsi Sulut.

“Saya atas nama Ibu Megawati Soekarnoputri, pak Gubernur Olly Dondokambey dan pak Wakil Gubernur Steven Kandouw, menyerahkan bantuan uang tunai untuk kelanjutan pembangunan Masjid Agung Awwal Fathul Mubien Kampung Islam Kota Manado. Semoga bantuan ini bisa diterima dengan senang hati serta dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujar Mokodongan saat didampingi Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut dr. Bahagia Mokoagouw.

Sementara itu, Ketua Pembangunan Masjid, Hi Hamzah Radjab, mengatakan, atas nama seluruh umat Muslim khususnya warga Kampung Islam Manado menyatakan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan tersebut.

“Terima kasih pada ibu Megawati Soekarnoputri, bapak Gubernur Olly Dondokambey, bapak Wakil Gubernur Steven Kandouw, dan pak Ketua Dewan Pembina Masjid Sulut [Mokodongan], atas kepedulian untuk pembangunan tempat ibadah ini,” ujarnya.

Hamzah menambahkan, hingga kini bantuan yang telah diserahkan ibu Megawati sudah mencapai Rp.3 miliar. Dimana sebelumnya telah diserahkan sebanyak Rp.2,5 miliar pada waktu peletakan batu pertama.

“Total anggaran untuk bangunan masjid berlantai 3 tersebut mencapai 14 miliar lebih. Tak lupa juga terima kasih pada seluruh masyarakat yang ikut membantu penyelesaian pembangunan masjid ini,katanya seraya menyebutkan, Masjid Agung Awwal Fathul Mubien Kampung Islam Kota Manado adalah masjid tertua dan pertama berdiri di Manado waktu lalu,” pungkasnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment