Akhir Pekan Ini, Manado akan “Dibanjiri” Artis Nasional

Reporter : | 06 Okt, 2016 - 9:07 pm WITA

SULUT, (manadotoday.co.id) – Ini menjadi kabar baik untuk warga Manado dan sekitarnya. Pasalnya, di akhir pekan ini, Manado akan “dibanjiri” artis nasional untuk menghadiri apresiasi film Indonesia (AFI) 2016.

Ketua panitia daerah kegiatan ini, Ir. Rita Dondokambey-Tamuntuan didampingi Wakil Ketua panitia dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, menyatakan, pihaknya sudah siap untuk melaksanakan iven yang akan dilaksanakan Sabtu (8/10/2016).

“Sulut sudah siap untuk iven AFI ini. Dan sudah siap menyambut ratusan artis nasional yang akan berpartisipasi dalam iven AFI,” ujar Ibu Rita.

Sementara itu, Ketua Harian panitia AFI 2016, Fanny Legoh, mengatakan para artis tersebut sudah mengkonfirmasikan kehadiran mereka pada panitia.

Menurut Legoh, sejumlah artis akan tiba sebelum hari H dan akan terlibat pada sejumlah kegiatan pra AFI, antaranya mengunjungi sekolah – sekolah.

“Kita (panitia,red) sudah siap untuk menghelat acara itu. Semua sudah siap, baik dari penginapan, transportasi hingga tempat penyelenggaraan kegiatan,” terangnya.

Lanjut Legoh, iven AFI di Sulut juga menjadi asa untuk membangkitkan potensi perfilman Sulut. Sebab, potensi perfilman Manado sangat besar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya artis nasional berdarah Manado.

“Ternyata setelah dicek, banyak artis yang ternyata berdarah Sulut, ada yang ibunya berdarah Manado atau ayahnya,” kata dia.

Untuk menggarap potensi tersebut, Legoh berencana membentuk badan perfilman daerah. Dengan badan ini potensi perfilman daerah akan tergarap maksimal, visinya adalah dari Manado ke Jakarta. Selama ini, warga Manado harus hijrah ke Jakarta untuk bisa berkiprah di dunia perfilman. Adanya badan tersebut, maka warga Sulut yang berpotensi bisa sekolah akting di Manado. Legoh mengakui, badan itu masih merupakan usulan. Nanti akan kita bicarakan dengan pak Gubernur,” ungkap Legoh.

Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, mengatakan, AFI bakal memberi dampak luar biasa bagi pariwisata Sulut. Dampak jangka pendeknya, Manado akan jadi perhatian dan didatangi banyak orang. Dan jangka panjangnya, objek wisata Sulut bakal lebih dikenal. Kandouw menyatakan, banyak film akan syuting di Manado dengan digelarnya AFI di Sulut.

“Manado akan jadi pusat perhatian. Dan jangka panjangnya, pasti spot – spot menarik Sulut akan menyebar ke seluruh dunia lewat film tersebut,” terang Kandouw.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sulut selaku Sekretaris Panitia daerah AFI, Gemmy Kawatu, menyatakan, pastinya pergelaran AFI 2016 di Manado, akan memberi kejutan bagi masyarakat Sulut. Sebab, ini baru pertama dalam sejarah, puluhan artis ibukota akan berkumpul di Bumi Nyiur Melambai ini.

“Masyarakat pun bisa bertemu langsung dengan artis-artis nasional,” ujar Kawatu.

Sedangkan rundown rangkaian AFI 2016, dijelaskan Kawatu disesuaikan dengan kebijakan panitia pusat. Dimana tanggal 7 Oktober nanti akan ada pawai sekitar 30 40 artis ibukota.

“Pawai ini akan dimulai di Jembatan Soekarno dan finish di Marina Plaza. Pawai akan memakan waktu 1,5 jam. Setelah itu para artis akan konferensi pers dengan para wartawan,” ungkapnya.

Sementara tanggal 8 Oktober 2016 pagi pukul 09.00 Wita, para artis akan mengunjungi SMA N 1 Manado dan SMK N 1 Manado. Setelah dari situ, akan ada meet and greet di Mantos, sebagai pusat kegiatan outdoor AFI.

“Masyarakat bisa bertemu langsung dengan para artis di Mantos. Sangat menarik, akan ada lorong waktu tentang film Indonesia. Di Mantos sampai siang,” tuturnya.

Dia menambahkan, setelah itu para artis kembali ke hotel untuk persiapan puncak acara. Malam puncak akan disiarkan langsung di tv nasional, juga dari Malaysia dan Singapura, akan dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Bupati dan Wali Kota se-Sulut, dan tamu undangan lainnya.

“Untuk tanggal 9 Oktober pagi, para artis akan ke Bunaken hingga pukul 12 siang. Dan kemudian akan mengunjungi Bukit Tetempangan. Dan pada pukul 8 malam akan kembali ke Jakarta,” ungkapnya. (ton)

Baca Juga :

Leave a comment