Pria Jalani Operasi Pembesaran Payudara Agar Mudah Dapat Pekerjaan

Reporter : | 06 Okt, 2016 - 3:01 pm WITA

impan payudara, china, pekerjaan

(foto: Oddity Central)

MANADOTODAY.CO.ID – Yakin bahwa wanita memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapat perkerjaan dari pria, seorang pria China berusia 30 tahun memutuskan memasang implan payudara untuk meningkatkan peluang mencari pekerjaan.

Pria, yang bermarga Ho, telah berjuang selama berbulan-bulan untuk mendapatkan pekerjaan, ketika ia yakin bahwa tampak seperti seorang wanita akan membuat banyak hal menjadi lebih mudah.

Banyak laporan yang menyebutkan bahwa perempuan memiliki peluang karir yang lebih baik daripada pria, sehingga entah bagaimana terlintas ide di kepalanya untuk mendapatkan implan payudara yang akan membuatnya tampil lebih feminin agar pengusaha akan memberinya kesempatan, meskipun dengan pengalaman kerja yang terbatas.

Tidak mampu membayar operasi pembesaran payudara, Ho meminjam uang lebih dari 39.000 Yuan (sekira Rp 70 juta) pada bulan Agustus dan melakukan perjalanan dari kota asalnya di Zhuzhou ke Rumah Sakit Kosmetik Medis Ruilan di Changsha, untuk melakukan operasi.

Semuanya berjalan sesuai rencana sampai ia pulang ke rumah dengan sepasang payudara baru yang membuat keluarganya kaget setengah mati.

“Saya sangat takut, bagaimana bisa seperti itu? Bagaimana seorang pria dengan payudara besar bertemu dengan orang lain? “Kata ibu Ho dalam sebuah wawancara video dikutip dari Daily Mail.

“Sudah tidak terhitung berapa kali saya menangis di kamar.”tambahnya.

Tidak bisa menerima penampilan baru Ho, keluarga terus menekan dia untuk mengangkat implannya, yang akhirnya dia lakukan tanpa mendapat kesempatan untuk menggunakan aset barunya saat wawancara kerja.

Namun masalah tidak selesai begitu saja, ternyata saat operasi, Ho diyakinkan oleh karyawan rumah sakit untuk menjalani operasi dengan mengambil pinjaman, jika ia tidak mampu membayar.

“Mereka bilang saya bisa membayar operasi dengan pinjaman. Mereka meminta saya untuk membawa ponsel dan KTP, ” katanya kepada wartawan.

Setelah implan diangkat, Ho terus menerima panggilan telepon tentang pinjaman hampir setiap hari. Ibunya bersikeras pihak rumah sakit telah mengambil keuntungan dari masalah kesehatannya, ia menderita masalah pendengaran setelah menderita gegar otak pada usia tiga tahun, dan sering mengalami kesulitan berkomunikasi dengan orang-orang.

Dihubungi oleh media, pejabat di Rumah Sakit Kosmetik Medis Ruilan mengatakan bahwa Ho telah menandatangani perjanjian dan harus membayar pinjaman. “Usianya lebih dari 18 tahun. Dia telah menandatangani dokumen, “kata juru bicara. “Dia harus bertanggung jawab atas perbuatannya.”

Ho dikabarkan mengunjungi rumah sakit pada 2 Oktober, untuk negosiasi. Mendapat tekanan dari pers dan masyarakat, Ruilan menawarkan untuk tidak menarik biaya dan bahkan menawarkan uang sebesar 3000 Yuan sebagai kompensasi. Masih belum jelas apakah kedua pihak telah mencapai kesepakatan.

Baca Juga :

Leave a comment