Dikatakan Aman, Dua Samsung Galaxy Note 7 Dilaporkan Meledak di China

Reporter : | 19 Sep, 2016 - 9:54 pm WITA

 Samsung Galaxy Note 7, Galaxy Note 7 meledak, Galaxy Note 7 china

Samsung Galaxy Note 7 yang meledak beberapa waktu yang lalu

MANADOTODAY.CO.ID – Dua smartphone Samsung Galaxy Note 7 dilaporkan terbakar di China, dipercaya merupakan insiden pertama yang terjadi di negeri tirai bambu tersebut.

Samsung Electronics mengatakan sedang menyelidiki salah satu kasus yang dilaporkan. Perusahaan Korea Selatan sebelumnya mengatakan smartphone Galaxy Note 7 yang dijual di China aman untuk digunakan, karena menggunakan baterai berbeda.

Seorang pengguna media sosial China memposting pada hari Minggu mengatakan Note 7 milik temannya terbakar.

Dihubungi melalui telepon, pengguna media sosial mengatakan Note 7 dibeli pada 1 September melalui situs e-commerce, JD.com. Pria, yang meminta untuk tidak diidentifikasi namanya, mengatakan ponsel mulai memanas dan bergetar pada Sabtu malam, kemudian meledak dan mengeluarkan asap hitam, menurut laporan Japan Times.

Samsung menghubungi pemilik pada hari Minggu dan menawarkan untuk mengambil ponsel dan menukarnya dengan yang baru, tapi pemilik menolak, menurut temannya.

Akun kedua pada media sosial secara terpisah mengatakan ponsel meledak pada Minggu saat sedang bermain game. Akun tidak memberikan informasi tentang pemilik ponsel yang meledak.

JD.com mengatakan Samsung sedang melakukan kajian internal pada kasus pertama.

Samsung Electronics meluncurkan ponsel Catatan 7 di China pada 1 September di tengah meningkatnya jumlah laporan dari ponsel terbakar di negara lain.

Hari berikutnya, Samsung mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penjualan Note 7 di 10 negara. Seorang eksekutif mengatakan penjualan di China akan terus berlanjut karena Note 7 yang dijual di sana menggunakan baterai yang berbeda.

Samsung telah menarik kembali 1.858 unit Note 7 di Cina, menurut pemberitahuan pada 14 September dari lembaga kualitas produk negara China. Samsung mengatakan ponsel-ponsel itu dijual sebelum 1 September.

Baca Juga :

Leave a comment