Meski Kecil dan Terpencil, 7 Gereja Ini Terlihat Sangat Indah

Reporter : | 16 Sep, 2016 - 3:36 pm WITA

MANADOTODAY.CO.ID – Gereja tidak perlu besar dan mewah untuk terlihat bagus, gereja berukuran kecil juga terlihat indah apalagi dengan gaya arsitekturnya yang sederhana namun menarik. Berikut adalah tujuh gereja mungil yang terletak di daerah terpencil nan indah dari seluruh dunia dikutip dari Wanderlust.co.uk.

gougane-barra-church-ireland

(foto: Dreamstime)

1. Gereja Gougane Barra, Irlandia

Gereja Gougane Barra terletak di sebelah barat Macroom, Kenmore Bay, Irlandia, dan dibangun di situs biara kuno oleh Saint Finbarr pada abad ke-6. Kapel yang ada saat ini dibangun pada tahun 1901.

Dulu perna ada aturan yang memaksa pemeluk Katolik Roma dan Protestan di Irlandia untuk beralih ke Anglikan, Gougane Barra, yang berlokasi di daerah terpencil, membuat gereja tersebut menjadi tempat populer untuk perayaan Misa Katolik. Lokasi sekarang terkenal akan keindahannya dan dekorasi interior.

2. Jukkasjärvi Kyrk, Swedia

jukkasjarvi-kyrk-sweden

(foto: Dreamstime)

Jukkasjärvi Kyrk, merupakan gereja tertua di Lapland, Swedia. Dibangun pada tahun 1607, gereja juga merupakan situs penting yang menggabungkan Kristen dengan keyakinan tradisional, Sami.

Dari luar, dinding gereja berwarna merah dan putih, seperti kebanyakan gereja lainnya di Swedia. Di dalam, Anda akan menemukan sebuah mural yang menggambarkan kebersamaan tradisi Kristen dan Sami, dan organ yang terbuat dari tanduk rusa dan birch. Rumor mengatakan bahwa ada dua mumi dari penduduk setempat yang meninggal pada abad ke-18, dan disembunyikan di dalam lantai gereja.

3. Kapel Yosemite Valley, USA

(foto: Dreamstime)

(foto: Dreamstime)

Juga dikenal sebagai Man’s Church and God’s Church, kapel Yosemite Valley berada di jantung Taman Nasional Yosemite di California, adalah struktur tertua di taman nasional.

Dibangun pada tahun 1879, dengan dana yang disumbangkan oleh anak-anak Sekolah Minggu di California, kapel dibangun untuk menyediakan tempat ibadah antar-denominasi di Yosemite Valley. Gereja sekarang menjadi tempat populer untuk upacara pernikahan.

4. St Carthage, Silverton, Australia

(foto: Dreamstime)

(foto: Dreamstime)

Gereja Katolik ini terletak di kota Silverton, pedalaman New South Wales, menjadi tempat favorit untuk syuting film dan iklan yang tidak terhitung jumlahnya, beberapa film seperti A Town Called Alice, Mad Max 2 dan Razorback.

Saat ini, gereja adalah bagian dari Silverton Gaol dan Museum Sejarah, tapi pada tahun 1800-an, gereja ini sangat penting bagi penambang Katolik yang berbondong-bondong bertambang di daerah sekitar gereja.

5. Gereja Avarua, Kepulauan Cook

(foto: Dreamstime)

(foto: Dreamstime)

Misionaris membawa agama Kristen ke Kepulauan Cook pada tahun 1821. Gereja ini terletak di Main Road, Taputapuatea, merupakan gereja misionaris Raratonga terbesar.

Para umat kristen yang datang ke gereja yang terbuat dari batu karang bercat putih ini, akan disuguhkan pemandangan pantai yang menetramkan hati, barisan pohon kelapa sawit bergoyang-goyang dihembus angin pantai.

6. Gereja Syafaat di Nerl, Rusia

(foto: Dreamstime)

(foto: Dreamstime)

Ditugaskan oleh pangeran Rusia abad ke-11, Andrei Bogolyubsky, gereja batu putih ini dibangun untuk memperingati kemenangannya atas orang Bulgaria dan untuk berkabung atas anaknya yang meninggal pada pertempuran yang sama. Gereja dibangun pada pertemuan sungai Nerl dan sungai Klyazma, sebelah utara dari Vladimir.

Setiap musim semi, daerah sekitar gereja dibanjiri air, gereja tetap di atas garis air dan tampak mengambang. Para ahli percaya gereja dibangun di lokasi tersebut untuk mendapatkan efek ini.

Gereja Syafaat di Nerl dianggap sebagai bangunan penting dalam agama Ortodoks Timur dan didaftarkan oleh UNESCO sebagai situs Warisan Dunia pada tahun 1992.

(foto: Dreamstime)

(foto: Dreamstime)

7. Gereja Vik i Myrdal, Islandia

Dibangun di atas kota kecil Vik, pemukiman paling selatan di Islandia, pengunjung gereja beratap merah ini dapat menikmati pemandangan pantai pasir hitam dengan formasi batuan monolitik yang muncul dari Samudera Atlantik.

Dibagian belakang berdiri gagah gunung berapi Katla, yang di atasnya terdapat gletser Mýrdalsjökull, kapel kecil ini dikerdilkan oleh alamnya. Penduduk setempat mengatakan itu sebagai pengingat tempat mereka dalam skema alam dan betapa rapuhnya pijakan mereka di sana.

Baca Juga :

Leave a comment