Cara Periksa Apakah Galaxy Note 7 Gunakan Baterai Samsung SDI (Bermasalah) atau ATL (Aman)

Reporter : | 05 Sep, 2016 - 11:10 pm WITA

Samsung SDI , ATL , Galaxy Note 7 , baterai Galaxy Note 7 , samsungMANADOTODAY.CO.ID – Samsung telah menarik Galaxy Note 7 dari pasaran karena panas berlebihan pada baterai yang dapat menyebabkan ledakan. Masalah ini tampaknya disebabkan oleh anak perusahaan Samsung sendiri, SDI, yang memproduksi hingga 70% baterai yang digunakan Note 7.

Samsung SDI mulai mengembangkan baterai tersegel pada tahun 2014, tapi tidak siap produksi massal untuk digunakan pada Galaxy S6 atau S7, sehingga Samsung menggunakan baterai buatan LG Chem dan ATL sebagai gantinya. Dan tampaknya, SDI juga belum benar-benar siap untuk Note 7.

Sebenarnya, SDI yang memproduksi semua sel baterai, tetapi pengemasan dilakukan oleh ITM Semiconductor, yang tampaknya menjadi penyebab utama mengapa fitur fast-charging milik Note 7 menjadi pesta kembang api.

Sedangkan 30% lainnya, dikemas oleh ATL, karena Samsung tidak bisa menggunakan baterai bersertifikat SDI di China, bahkan yang diproduksi secara lokal. Semua Note 7 yang dibuat untuk China dilaporkan menggunakan baterai ATL, dan itu tampaknya tidak menimbulkan masalah, karena penjualan Note 7 di sana terus berlanjut dan tepat waktu.

Nah, bagi Anda yang memiliki Note 7 dan penasaran apakah perangkat Anda memakai baterai ATL yang aman atau Samsung SDI yang bermasalah, silahkan perhatikan baterai Note 7 Anda atau pergi ke info ponsel dibagian pengaturan.

Saat memeriksa baterai, jika terulis “manufactured in China,” ada kesempatan itu memiliki sel baterai yang dikemas ATL. Jika tertuli s”manufactured in Korea” atau “in Vietnam,” maka segera kembalikan Note 7 Anda untuk diganti yang baru.

Baca Juga :

Leave a comment