Samsung Berhenti Pakai Baterai Samsung SDI Setelah Galaxy Note 7 Terbakar Saat di-Charge

Reporter : | 05 Sep, 2016 - 10:26 pm WITA

Samsung, Baterai Samsung SDI ,  Galaxy Note 7MANADOTODAY.CO.ID – Kita sudah tau tentang rencana Samsung untuk menarik semua Galaxy Note 7 karena masalah pada baterai yang membuat perangkat terbakar saat sedang di-charge, namun raksasa Korea Selatan enggan mengungkapkan perusahaan mana yang memasok baterai bermasalah.

Baterai bermasalah tersebut dipasok oleh perusahaan Samsung SDI. Perusahaan memasok baterai untuk 70% perangkat Galaxy Note 7, sementara yang lain 30% lainnya dipasok oleh pembuat baterai China, ATL.

Samsung SDI gagal memperkuat posisinya sebagai pemasok baterai utama dalam industri smartphone, apalagi munculnya pesaing seperti LG Chem dan ATL.

Namun, tahun ini Samsung bersedia memberikan SDI momen berharga, membuat perusahaan sebagai pemasok utama baterai untuk Galaxy Note 7. Sayangnya, kesempatan emas tersebut tidak dimanfaatkan dengan maksimal, membuat konsumen dan perusahaan kecewa.

Setelah serangkaian laporan tentang kebakaran berkaitan dengan baterai ponsel, Samsung mengumumkan penarikan Galaxy Note 7. Menurut sebuah laporan baru yang datang dari Korea Selatan, “untuk penarikan global 2,5 juta unit, Samsung SDI diprediksi akan menanggung beban untuk sebagian besar bagian baterai. ”

Lee Seung-hyuck, seorang analis dari Korea Investment & Securities mengatakan bahwa kerugian operasional Samsung SDI bisa mencapai $ 16 juta, juga menghitung kemungkinan penurunan penjualan Galaxy Note 7.

Selain itu, Samsung dilaporkan telah memutuskan meningkatkan produksi baterai Galaxy Note 7 yang dibuat oleh ATL dan memutuskan afiliasi Samsung SDI.

Sumber dari Samsung Electronics juga mengatakan bahwa “sebagai tindak lanjut dari masalah baterai, kami memutuskan untuk secara temporal berhenti menggunakan baterai Samsung SDI untuk Galaxy Note 7.”

Baca Juga :

Leave a comment