Mengapa Men-Charge Smartphone Sepanjang Malam Bisa Merusak Baterai

Reporter : | 24 Agu, 2016 - 8:15 pm WITA

Charge Smartphone , Baterai Smartphone ,

(foto: Pixabay)

MANADOTODAY.CO.ID – Mengisi baterai smartphone sepanjang malam agar saat akan beraktivitas di pagi hari baterai sudah terisi penuh mungkin merupakan ide yang baik, tapi, apakah ini merupakan ide yang benar-benar baik? Itu tergantung.

Men-charge ponsel berlebihan sebenarnya bukanlah alasan mengapat baterai lithiumi-on pada ponsel rusak kata Edo Campos, juru bicara Anker, perusahaan yang memproduksi charger ponsel dikutip dari Times of India.

“Smartphone, pada kenyataannya cerdas,” kata Campos. “Mereka tahu kapan harus berhenti melakukan pengisian baterai.”

Smartphone Android dan iPhone sudah dilengkapi dengan chip yang mencegah agar perangkat tidak terus menyerap tenaga saat sudah terisi penuh. Teorinya, kerusakan yang bisa disebabkan karena menggunakan charger tidak asli bisa diabaikan, melainkan cara pengisian yang salah dapat memperpendek umur baterai.

Sebagian besar ponsel menggunakan sebuah teknologi yang memungkinkan baterai menerima lebih banyak arus lebih cepat. Hatem Zeine, pendiri perusahaan pengisian nirkabel, Ossia, mengatakan teknologi tersebut memungkinkan ponsel untuk menyesuaikan jumlah muatan yang mampu dipasok oleh charger.

Teknologi ini memungkinkan pengiriman daya ke baterai dalam modulasi tertentu, meningkatkan kecepatan lithiumions dalam baterai dari satu sisi ke sisi lain, menyebabkan baterai mengisi lebih cepat. Tetapi, proses ini juga membuat lithium-ion (dan lithium-polymer) dalam baterai korosi lebih cepat. “Ketika Anda men-charge ponsel sepanjang waktu, Anda memperpendek umur baterai,” kata Zeine.

Apakah ada solusi?

Jika Anda berniat memperpanjang umur baterai lithium-ion, Zeine menyarankan menggunakan charger untuk perangkat yang kurang kuat, namun ia tidak bisa menjamin itu akan berhasil. “Misalnya, Anda menggunakan charger iPhone untuk men-charge iPad Pro, baterai akan terisi sangat lambat,” kata Zeine. “Jika benar, baterai akan berumur panjang karena diisi perlahan-lahan.”

Cara yang pasti adalah dengan mencegah ponsel tidak terlalu panas, Campos menyarankan, karena yang suhu tinggi akan merangsang lithium-ion dalam baterai, menyebabkan kerusakan lebih cepat. website Apple mengatakan suhu di atas 35 derajat celsius dapat “secara permanen merusak kapasitas baterai.”

Baca Juga :

Leave a comment